

Maria Nelly Suryani ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Adanya program dari Bank Jawa Barat (BJB) untuk pengambilan rumah kredit (KPR) bagi millenial yang miliki gaji UMR. Menurut, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua Maria Nelly Suryani belum bisa diterapkan di Papua, karena di papua harga rumah beda jauh dengan di Jawa Barat dan UMR Papua juga beda tipis dengan Provinsi Jawa Barat, sementara kebutuhan pokok atau tingkat kemahalan barang di Papua beda jauh dengan di Jawa.
Untuk itu, program yang dilakukan di BJB bagi millenial untuk memiliki ruma dengan gaji UMR untuk di Papua belum tepat, terlebih ini di Indonesia baru ada di BJB tentu ini belum bisa jadi patokan juga.
“Ini juga saya lihat untuk tenor kredit jangka waktunya sampai 25 tahun tentu ini juga memberatkan . Apalagi kalau di sana dengan bank daerah, kalau di Papua ada Bank Papua apakah ini mau dengan konsekuensi yang tentu sangat berat,”ungkapnya, Rabu (24/3) kemarin.
Ditambahkan, jika program tersebut diterapkan di Pemprov Jawa Barat di BJB tentu silahkan saja karena mereka ada perhitunganya sendiri, namun di Papua sepertinya belum bisa diterapkan.(dil)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…