

Maria Nelly Suryani ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Adanya program dari Bank Jawa Barat (BJB) untuk pengambilan rumah kredit (KPR) bagi millenial yang miliki gaji UMR. Menurut, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua Maria Nelly Suryani belum bisa diterapkan di Papua, karena di papua harga rumah beda jauh dengan di Jawa Barat dan UMR Papua juga beda tipis dengan Provinsi Jawa Barat, sementara kebutuhan pokok atau tingkat kemahalan barang di Papua beda jauh dengan di Jawa.
Untuk itu, program yang dilakukan di BJB bagi millenial untuk memiliki ruma dengan gaji UMR untuk di Papua belum tepat, terlebih ini di Indonesia baru ada di BJB tentu ini belum bisa jadi patokan juga.
“Ini juga saya lihat untuk tenor kredit jangka waktunya sampai 25 tahun tentu ini juga memberatkan . Apalagi kalau di sana dengan bank daerah, kalau di Papua ada Bank Papua apakah ini mau dengan konsekuensi yang tentu sangat berat,”ungkapnya, Rabu (24/3) kemarin.
Ditambahkan, jika program tersebut diterapkan di Pemprov Jawa Barat di BJB tentu silahkan saja karena mereka ada perhitunganya sendiri, namun di Papua sepertinya belum bisa diterapkan.(dil)
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…
Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…