

Kendaraan roda empat saat mengisi BBM di SPBU Kota Jayapura, dimana Pertamina meluncurkan program langit biru menjual pertalite seharga premium untuk kendaraan plat kuning, Minggu (21/3) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pertamina memberikan penawaran menarik ke customer. Salah satunya dengan meluncurkan Program Langit Biru pada dua SPBU di Kota Jayapura Papua, guna mendukung upaya pemerintah menciptakan ramah lingkungan dan lingkungan yang lebih bersih.
Sales Area Manager Retail Sales Pertamina Regional Papua Maluku Ahmad Rifqi di Jayapura mengatakan, program langit biru yang dimaksud adalah SPBU menjual pertalite seharga premium, sehingga harganya lebih hemat Rp 1. 400 / liter. Dimana saat ini harga BBM Pertalite Rp 7. 850 / liter dan BBM Premium Rp 6. 450 / liter.
Program ini berlaku untuk kendaraan plat angkutan kota, taksi dan sepeda motor plat kuning, bukan untuk mobil plat merah dan mobil plat hitam.
“ Dengan menggunakan BBM pertalite tentu akan banyak manfaatnya dibanding dengan premium, karena pertalite oktan lebih tinggi dan tentu dampaknya untuk lingkungan akan lebh baik lagi serta performa mesin akan lebih kuat, sehingga melalui program ini kami harap bagi kendaraan yang dimaksudkan bisa menggunakan pertalite dengan harga premium dan lebih hemat,’’ungkapnya saat berada di SPBU APO Jayapura didampingi Unit Manager Communication, Hubungan dan CSR Regional Papua Maluku Edi Mangun, Minggu (21/3)kemarin.
Pihaknya berharap, melalui program ini masyarakat bisa teredukasi untuk menggunakan pertalite dibanding premium, karena banyak keunggulan dan manfaatnya. Program ini berlangsung dalam jangka enam bulan dan di Wilayah Papua dan Papua Barat dimulai per Minggu (21/3)kemarin.
Sementara itu, Unit Manager Communication, Hubungan dan CSR Regional Papua Maluku Edi Mangun menghimbau kepada pengguna kendaraan yang akan mengikuti program ini yakni kendaraan berplat kuning angkot, mungkin roda tiga dan lain-lain yang masuk dalam program ini berlomba-lomba menggunakan pertalite, karena pertalite adalah BBM yang lebih ramah lingkungan, mengingat kandungan oktannya lebih tinggi dari bensin dan dengan kandungan oktan lebih tinggi performa kendaraan akan lebih baik .
Di tempat terpisah Acok supir angkot trayek Entrop Jayapura mengaku sangat senang karena memang BBM pertalite ramah lingkungan dan performa dalam menjaga mesin menggunakan BBM pertalite lebih baik dibanding dengan premium dan dengan adanya program ini BBM pertalite seharga premium tentu pasti akan disambut pengguna kendaraan plat kuning seperti dirinya atau yang lainnya.(dil/ary)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…