Categories: EKONOMI BISNIS

Disperindag Tidak Lanjuti Isu Permainan Harga Pasca Banjir

Suasana rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua dengan melibatkan para distributor di Kota Jayapura, Kamis (21/3) kemarin.( FOTO : Disperindag for Cepos)

Gelar Pertemuan dengan Distributor untuk Kontrol Harga

JAYAPURA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat pasca banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Disperindag Provinsi Papua menggelar rapat bersama para distributor di Kota Jayapura guna mengontrol harga dan stok bapok ke depan. Rapat tersebut digelar di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Kamis (21/3) kemarin.

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua mengatakan, rapat pihaknya lakukan guna menindaklanjuti isu kenaikan harga yang sudah tidak wajar di lapangan. Kenaikan harga tersebut sangat berdampak pada kelompok pangan instan seperti mie instan, air mineral, biskuait dan sebagainya.

“Kami telah mengumpulkan para distributor yang ada di Jayapura, bahkan kami juga sudah melakukan pengecekan secara langsung melalui tim-tim kami yang berada di lapangan. Kami berharap para distributor bisa menindaklanjuti hasil pertemuan kami dengan menyampaikan langsung kepada para pengecer untuk tidak menaikkan harga pada kondisi saat ini. Kondisi saat ini merupakan bencana alam yang harus kita pikirkan bersama, sangat tidak wajar jika para pedagang memanfaatkan situasi seperti ini untuk mencari keuntungan,”ungkap Max kepada Cenderawasih Pos, Kamis (21/3) kemarin.

Diakuinya sampai sejauh ini pihaknya belum menemukan secara langsung pedagang yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan. akan tetapi pihaknya tetap mengimbau agar kejadian tersebut jangan sampai terjadi. 

“ Jika kenaikan harga tersebut dikarenakan hari raya tidak jadi masalah, yang penting pakai batas kewajaran. Namun kenaikan harga ini pada kondisi bencana yang sedang melanda masyarakat kami di Kabupaten Jayapura, ini sungguh keterlaluan dan untuk mengontrol hal tersebut kami akan meminta bantuan langsung Kepala Dinas Perindag Kota dan Kabupaten agar dapat memantau sampai ke pedagang-pedagang kali lima yang ada diwilayah mereka masing-masing,” jelasnya.

 Lanjutnya, ke depan pihaknya juga akan terus memantau perkembangan pasar maupun para pedagang sembako yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura melalui dinas-dinas terkait, guna menjaga kestabilan harga bagi kepentingan bersama. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

2 days ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

2 days ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 days ago