Categories: EKONOMI BISNIS

Kinerja Perbankan di Tanah Papua Menunjukkan Kinerja yang Positif

BIAK-Kinerja Perbankan di Tanah Papua menunjukkan kinerja yang positif, bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan secara nasional hal ini tercermin dari total aset, DPK  dan kredit.  Untuk total aset tumbuhnya 14, 33% sementara nasional 9, 77%, penghimpunan Dana Pihak Ketiga 5,51% sementara nasional 5,10%, kredit tumbuh 4,59% sementara nasional 3,75%.

“Ini menjaminkan kinerja perbankan di Tanah Papua baik Provinsi Papua dan Papua Barat  menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibanding nasional,”kata Kepala Bagian Pengawasan lembaga jasa keuangan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua dan Papua  Barat, Daniel Wesly Rudolf Tambunan, didampingi Kepala Sub Bagian Administrasi Mochamad Taufiq dalam pelaksanaan media gathering OJK Provinsi Papua dan Papua Barat di Biak.

Diakui, walaupun kinerja perbankan mengalami pertumbuhan yang cukup baik namun tetap yang masih menjadi perhatian saat ini adalah rasio NPL  kredit bermasalahnya sedikit mengalami peningkatan 0.52 %, sementara nasional mampu membaik di bawahnya.

Hal ini dikarenakan adanya faktor dari pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir sehingga masih ada pelaku usaha atau kreditur yang terdampak usahanya sehingga hal ini mempengaruhi adanya kredit macet.

Walaupun demikian, namun jika nantinya perekonomian tetap tumbuh dan boleh lebih cepat bangkit lebih kuat hal ini akan tentu memicu peningkatan perekonomian pelaku usaha lebih melejit lagi dan bisa berdampak pada berkurangnya kredit macet di perbankan.

   Sementara itu, untuk perkembangan pasar modal juga menunjukkan kinerja positif tercermin dari jumlah investor, jumlah kepemilikan saham dan jumlah transaksi saham, jumlah investor tumbuh double digit 62,90%, sementara nasional 66, 17 %, dan kepemilikan saham tumbuh 44, 08 %, nasional 35, 38 %, jumlah transaksi saham 24, 86%, nasional 38.32%.

Dijelaskan, sektor jasa keuangan di Provinsi Papua dan Papua Barat dalam kondisi yang terjaga dan stabil dengan kinerja positif kondisi ini didorong oleh kinerja pengaturan sektor jasa keuangan yang solid dan terkendalinya pandemi Covid-19 sehingga dapat meningkatkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di Papua.

Wesly berharap masyarakat di Provinsi Papua dan Papua Barat bisa memanfaatkan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, dimana saat ini selain dapat melakukan pinjaman pada perbankan dan perusahaan pembiayaan masyarakat juga dapat memperoleh fasilitas pinjaman fintech P2 lending.(dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

2 hours ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

3 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

4 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

5 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago