

JAYAPURA – Menjelang tahun ajaran baru, aktivitas di PT. Pegadaian (Persero) masih dibanjiri oleh nasabah yang hendak melakukan tebus dan gadai, baik itu emas maupun BPKB kendaraan seperti mobil dan motor.
Kepala Pegadaian Abepura, Yohanes Naharawarin mengatakan, dalam semingggu terakhir ini trend tebus masih mendominasi untuk Kantor Pegadaian Abepura, dibandingkan dengan trend gadai, mengingat sampai dengan saat ini peredaran uang di masyarakat masih cukup banyak.
“Kami telah menerima tebusan sebesar Rp 1,5 miliar, sedangkan 30 persen diantaranya merupakan trend gadai. Trend tebus masih didominasi oleh perhiasan emas dibandingkan dengan BPKB kendaraan bermotor,”ungkap Yohanes kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/6) kemarin.
Lanjutnya, kemungkinan trend gadai akan kembali naik pada saat awal bulan Juli karena awal Juli masa berakhirnya liburan sekolah dan masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk menyambut tahun ajaran baru.
Sementara itu, Kepala Pegadaian Area Jayapura, Wisnu mengatakan, khusus untuk trend gadai dan tebus di Pegadaian Jayapura masih didominasi oleh oleh trand gadai, yang mulai terlihat sejak dua hari terakhir ini.
“Untuk saat ini trend gadai masih diangka 70 persen dan tebus 30 persen untuk rata-rata transaksi setiap harinya. Kami belum bisa pastikan namun bisa kami prediksikan ada kenaikan untuk trend gadai,” terangnya. (ana/ary)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…