

Seorang tamu, saat melakukan check-in di Swiss-Belhotel Jayapura,. (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Memasuki triwulan 1 tahun 2024, upaya peningkatan okupansi dari perhotelan patut diapresiasi. Mereka berupaya meningkatkan okupansi melalui berbagai promo kamar, promo resto dan juga peningkatan pelayanan.
Ketua PHRI Papua, Abdul Rajab mengatakan, okupansi perhotelan saat ini belum stabil, tetapi upaya dunia untuk meningkatkan okupansi harus terus dilakukan.
“Kami menyadari betul bahwa semenjak terbentuk daerah otonomi baru (DOB) terjadi penurunan okupansi hotel di Provinsi Papua dan ini dialami semua perhotelan khususnya di Kota Jayapura, meski disisi lain bagus untuk pengembangan daerah lainnya.
“Pada dasanya aktivitas dunia perhotelan sangat bergantung pada aktivitas tamu dari pemerintah khususnya dari intra Papua maupun tamu undangan dari luar Papua. Ini merupakan salah satu kendala bagi kita. Kami sangat berharap pemerintah proaktif kalau bisa galakan event-event nasional sehingga berdampak bagi usaha perhotelan maupun restoran di Papua, ” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (14/3) kemarin.
Selain itu aktivitas dunia pariwisata juga harus dikembangkan guna menambah daya tarik wisatawan ke Papua.
Page: 1 2
Nerlince menegaskan, hingga kini MRP tidak pernah mendapatkan data resmi mengenai jumlah maupun identitas investor…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pemekaran Grime Nawa merupakan komitmen pemerintah daerah yang akan diperjuangkan…
Angka yang sejatinya bisa memperbaiki wajah pendidikan Indonesia ketimbang berkutat dengan program yang terkesan hanya…
Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum…
Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan…
Sebanyak 19.612 penonton hadir dalam laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu. Jumlah ini mengungguli…