Categories: EKONOMI BISNIS

Tengah Kondisi Ekonomi yang Lesuh: Hindari Utang, Menanam dan Jangan Boros

JAYAPURA – Di tengah kondisi ekonomi yang lesuh hingga terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK), masyarakat harus pandai menyikapi kondisi ini agar bisa eksis dalam menjalani kehidupan ke depannya.

Ketua STIE Port Numbay John Agustinus, memberikan tips kepada masyarakat termasuk bagaimana tren mencari pekerjaan ke depannya di tengah perekonomian yang sulit dan adanya efisiensi anggaran.

Menurutnya, tekanan ekonomi seperti inflasi, pengangguran, dan ketidakstabilan pasar  mempengaruhi masyarakat dan dunia usaha. Dalam menghadapi keadaan ini, diperlukan strategi yang tepat dalam mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi tekanan ekonomi. Masyarakat harus waspada dalam mengelola keuangan.

“Pentingnya strategi pengelolaan keuangan yang baik merupakan langkah tepat menghadapi dinamika ekonomi. Masyarakat perlu membuat skala prioritas terhadap anggaran kebutuhan pokok sehari-hari, seperti kebutuhan primer dan sekunder,” terang John kepada Cenderawasih Pos, Jumat (11/4).

Sambungnya, pengeluaran yang tidak penting disarankan untuk dibatasi agar keuangan tetap berimbang. Sebagai contoh langkah yang dapat diterapkan yaitu meningkatkan ketahanan pangan, masyarakat disarankan menanam sayuran secara mandiri di halaman rumahnya. Disamping itu, belanja di pasar tradisional untuk mendapatkan harga terjangkau.

“Mencari sumber-sumber pendapatan lain merupakan langkah dalam menghadapi tekanan ekonomi yang tidak pasti. Melakukan usaha kreatif, seperti bisnis kios, membuka jasa berbasis keterampilan, adalah langkah-langkah diversifikasi ekonomi yang masyarakat dapat lakukan,” ujarnya.

Pengeluaran transportasi perlu mendapatkan perhatian penting dimana disarankan beralih ke transportasi umum. Perjalanan yang tidak terlalu jauh dapat berjalan kaki atau bersepeda menjadi pilihan lebih ekonomis dan sehat.

Menghadapi tekanan ekonomi memerlukan strategi yang matang, terukur dan proaktif. Dengan melakukan pengembangan ide-ide terkait sumber pendapatan, mengelola keuangan dengan efektif dan efisien, pengembangan softskill/keterampilan individu, menggunakan teknologi tepat guna dengan maksimal, maka masyarakat mampu menciptakan sumber-sumber pendapatan baru ditengah masa-masa sulit dengan lebih baik.

“Menjadi catatan penting bagi kita semua bahwa strategi baru, ketahanan serta inovasi merupakan langkah-langkah tepat untuk mampu tetap bertahan dan bertumbuh di tengah-tengah keuangan dan ekonomi yang serba tidak pasti,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

8 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

16 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

17 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

19 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

20 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

21 hours ago