Categories: EKONOMI BISNIS

Tak Layak, Rumah Produksi Gerabah di Kampung Abar akan Direnovasi

JAYAPURA – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua berkunjung ke Kampung Abar, Distrik Ebungfau, Kabupaten Jayapura, yang terkenal sebagai penghasil gerabah di Tanah Papua, Senin (9/10).

Dalam kunjungan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum Kadin Papua, Ronald Antonio. Kehadiran Ronald untuk mendorong peningkatan skala produksi dan pengembangan pasar.

Wakil Ketua Umum Koordinator III Kadin Papua, Denny Henrry Bonai mengatakan, pihaknya siap membantu perajin gerabah di Kampung Abar dengan merenovasi rumah produksi yang dinilai tidak layak.

“Kami akan membantu merenovasi bangunan rumah produksi serta memberikan bantuan pendukung lainnya. Pembangunan rumah produksi akan dilakukan dalam waktu dekat ini,’’ Kata Denny kepada wartawan, Senin (9/10).

Sementara itu, Kepala Kampung Abar, Edison Wali mewakili pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Kadin Papua yang sudah berkunjung serta membantu para perajin gerabah yang ada.

“Atas nama kampung dan seluruh masyarakat berterima kasih kepada Kadin Papua atas dukungannya kepada perajin gerabah,’’ ucap Edison.

Dijelaskan Edison, pembuatan gerabah biasanya dilakukan di teras rumah warga yang berada di tepi Danau Sentani. Kendati demikian, Kampung Abar juga memiliki pabrik mini tanah liat.

Di pabrik mini kata Edison, tanah liat dibuat dengan cepat menggunakan meja putar. Dengan adanya pabrik mini, jumlah gerabah yang dihasilkan masyarakat setempat lebih banyak. Selain digunakan warga sekitar, gerabah ini juga dijual ke luar Jayapura.

“Selain sebagai nelayan, hampir semua warga Desa Abar terampil dalam mengolah tanah liat. Kerajinan ini merupakan tradisi turun temurun,” terangnya.

Lanjutnya, di Kampung Abar cukup mudah menemukan tanah liat yang tersebar luas di desa dengan beragam warna. Hasilnya adalah gerabah dengan gradasi warna yang beragam mulai dari kuning, merah, cokelat dan hitam.

“Dari lempung tak bernilai, masyarakat Desa Abar mampu membuat gerabah unik yang banyak dicari orang. Hingga saat ini, gerabah Desa Abar begitu terkenal di Papua,” kata Edison.

Diharapkan, ke depan gerabah yang telah siap dipasarkan ini bisa dijual di pasar Lokal maupun nasional. Dalam kunjungan itu, turut hadir juga Ketua Kadin Kabupaten Jayapura serta Melki Suebu yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Papua. (fia/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Kosmetik Ilegal Hingga Dapur MBG Jadi Sorotan BPOM

  Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…

23 hours ago

Kelebihan Penyaluran Dana Kampung Dikembalikan Sesuai Aturan

  Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…

24 hours ago

Pertahankan Juara Umum, Wali Kota Apresiasi Kafilah MTQ Kota Jayapura

   Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…

1 day ago

Tuntas Jalankan Tugas, 900 Personel Satgas Pamtas RI -PNG Dikembalikan

Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY  Kupang menggunakan KRI…

1 day ago

Gaji Mulai Rp47 Juta Hingga Rp110 Juta, Harusnya Diikuti Tanggung Jawab Etis dan Moral

  Menjawab dahaga panjang reformasi peradilan tersebut, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor…

1 day ago

Andri Siap Tebus “Hutang”

Menurut Andri, pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan tampil cukup baik musim lalu. Mengantarkan Persipura hingga babak…

1 day ago