Categories: EKONOMI BISNIS

Souvenir Mahkota Kulit Kayu Banyak Diminati Masyarakat

JAYAPURA- Welmince Daimoe Puhiri Jemaat Gereja Betlehem Sentani menjual berbagai jenis souvenir dan aksesoris saat gelar Ibadah Umum Ulang Tahun ke-60 Gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) Tanah Papua, di Lapangan Trikora Abepura, Sabtu (9/4).

Souvenir yang dijualnya seperti mahkota kulit kayu, bunga bulu ayam gantung, kalung  hasil anyaman dari gigi buaya, anting, serta aksesoris lainya dengan motif khas Papua. Souvenir dan aksesoris yang dijual oleh perempuan asal Sentani ini  terbuat dari hasil anyaman bahan lokal Papua.

Harga souvenir mahkota kulit kayu ukuran sedang Rp 100 ribu, ukuran besar Rp 200 ribu, bunga bulu ayam gantung Rp 50 ribu/pot, bunga kalung Rp 35 ribu dan anting Rp25 ribu.

“Ini termasuk murah karena jual untuk jemaat gereja yang hadir pada ibadah ulang tahun gereja,”terangnya

Dia mengaku penjualanya sejak pagi hingga sore cukup banyak yang laku. bahkan dari banyaknya  barang yang dia bawa dari Sentani hampir 80 persen yang terjual.

“Dari tadi banyak yang beli Mahkota sama bungga bulu ayam dan ini memang sangat diminati masyarakat dan tidak hanya pada penjualan hari ini saja tapi biasanya juga ini paling laku,”Ujarnya

Walaupun pekerjaan pokoknya hanya menganyam aksesoris tersebut, namun bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Pekerjaanya sebagai penganyam sudah hampir 20 tahun dan dari hasil jualanya itu bisa membiayai sekolah anaknya sampa jenjang perguruan tinggi.

Welmince pun mengaku bangga akan kehlianya yang dimilikinya  sebab bisa mengekspor hingga manca negara. Hal ini di katakanya ketika acara penutuan PON bahkan Istri Wakil Presiden membeli mahkota kulit kayu hasil anyamanya seharga Rp 500 ribu.

“Waktu PON kemarin istrinya wakil Presiden membeli souvenir saya di Stadion Enembe, awalnya saya tidak yakin bisa di beli oleh isri orang nomor dua itu, tapi  karena mungkin dia lihat cukup unik dari yang lain akhirnya dia beli. Dia juga mengharpkan agar generasi Papua mampu memanfaatkan kekayaan alam Papua dengan mengembankan bakat yang mereka miliki,”Pungkasnya. (CR-267/gin)

newsportal

Recent Posts

Satu Dalam Enam, Strategi Kolektif Lepaskan Papua dari Belenggu 3T

Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…

43 minutes ago

Pungutan Retribusi Sampah Dimulai dari ASN Pemkab Jayawijaya

Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…

2 hours ago

Terminal Kontainer Pelabuhan Merauke Semakin Padat

Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…

3 hours ago

Pemkab Yalimo Tegaskan Disiplin ASN dalam Apel Pagi

Apel pagi dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Yalimo, Leonardus Pally, dan diikuti para asisten setda,…

4 hours ago

PLN, Hotel dan Bank Jadi Incaran Ribuan Pencaker

Sebanyak 2.851 pencari kerja (pencaker) memanfaatkan pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Provinsi Papua selama…

5 hours ago

Minat Lulusan SMA di Papsel Ikut Seleksi Sekolah Kedinasan Turun

Minat lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Papua Selatan (Papsel) untuk mengikuti seleksi sekolah…

6 hours ago