

JAYAPURA – Pasca aksi demo yang diwarnai dengan kerusuhan di Kota Jayapura, mengakibatkan beberapa sarana umum dan pelayanan masyarakat ikut dirusak, salah satunya Kantor Grapari Telkomsel yang tidak dapat melakukan operasional seperti biasanya karena terbakar pada (29/8) lalu.
VC Corporate Communications Telkomsel, Denny Abiding mengatakan, sampai dengan saat ini kantor layanan Telkomsel (Grapari) di Kota Jayapura masih belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan.
“Untuk itu kami mengimbau kepada para pelanggan kami yang ingin mendapatkan pelayanan Telkomsel bisa memanfaatkan layanan call center di nomor 188 atau layanan contact center digital kami melalui web. https//my.telkomsel.com serta dapat juga menggunakan aplikasi myTelkomsel dan fasilitas lainnya yang kami sediakan baik melalui email, facebook, hingga twitter,” kata Denny kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya, Sabtu (7/9).
Diakuinya, untuk saat ini dengan kondisi kantor yang tidak bisa beroperasi, untuk sementara para karyawan dan karyawati dipindahkan ke Gedung Telkom Witel Papua. Jalan. Kayu Batu No.2 Base G Kelurahan Tanjung Ria, Jayapura Utara.
Sementara itu, terkait dengan layanan data yang masih dilakukan pemblokiran oleh Kominfo, sebelumnya GM Consumer Sales Regional Maluku Papua, Alfon Oktrinda mengatakan pihaknya tidak dapat melakukan apa-apa karena hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah.
Mengenai kuota pelanggan yang tidak bisa terpakai selama pemblokiran, pihaknya belum bisa memberikan informasi pasti terkait kompensasi, mengingat kondisi tersebut bukan karena disengaja adanya gangguan melainkan kebijakan dari pemerintah. (ana/ary)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…