Categories: EKONOMI BISNIS

Aksesoris Natal  Paling Banyak Dicari

JAYAPURA  Rejeki Abadi selalu menyediakan berbagai aksesoris Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan setiap tahun permintaan konsumen selalu berbeda-beda.

Seperti diungkapkan Fanny Kasir Rejeki Abadi bahwa, sama dengan kesiapan Nataru sebelum-sebelumnya, pihaknya sudah jauh-jauh hari menyiapkan.  Dimana setiap tahun, pihaknya selalu berjualan mulai dari akhir Oktober sampai 26 Desember 2023.

“Kami setiap tahunnya selalu seperti itu, hanya buka sampai malam Natal. Selanjutnya akan dibuka kembali tahun depan. Tahun ini permintaan paling mendominasi aksesoris Natal, berbeda dari tahun lalu yang mana lebih mendominasi pohon Natal, “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (7/12) kemarin.

Diakuinya, Rejeki Abadi di Sentani,  Entrop dan Jayapura, untuk penjualan tetap sama, harga jual juga sama. “Aksesoris paling banyak di cari, seperti lampu Natal  Rp 48 ribu panjang 8 meter sampai Rp 350 ribu, disesuaikan dengan ukuran, sementara, Lampu selang dimulai dari Rp 24 ribu/meter- Rp 75 ribu/meter, ” tambahnya.

Sementara itu , untuk asesoris pohon Natal Rp 17 ribu – Rp 135 ribu dan pohon Natal mulai dari Rp 500 ribu hingga puluhan juta tergantung ukuran. (ana/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

23 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago