Categories: EKONOMI BISNIS

Investor Saham Papua Capai 106.542 SID

JAYAPURA– Jumlah investor saham Indonesia menembus angka 7 juta SID (Single Investor Identification) pada Senin, (26/5). Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi industri pasar modal nasional dan mencerminkan optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian Indonesia, di tengah ketidakpastian global.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa pertumbuhan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), serta kolaborasi lintas sektor dalam menyelenggarakan edukasi pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan.

Per 31 Desember 2024, jumlah investor saham tercatat sebanyak 6.381.444 SID, bertambah 619.824 SID kurun waktu lima bulan. Lonjakan ini terjadi bahkan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melemah hingga di bawah 6.000 poin, sebelum kembali menguat ke posisi 7.175,819 pada akhir Mei 2025.

“Minat masyarakat tetap tinggi, bahkan saat terjadi tekanan global akibat kebijakan tarif impor AS. Dalam masa libur panjang Idulfitri saja, jumlah investor naik lebih dari 38 ribu,” jelas Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, Rabu (4/6).

Kepala Wilayah Papua BEI, Kresna Aditya Payokwa mengatakan geliat pertumbuhan investor ritel menunjukkan tren yang semakin positif.

“Berdasarkan data dari Kantor Perwakilan BEI Papua, hingga Mei 2025, jumlah investor saham asal Papua telah mencapai lebih dari 106.542 SID, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” terangnya.

Saat ini, BEI Papua telah memiliki 27 Galeri Investasi (GI) aktif yang tersebar di berbagai wilayah termasuk Jayapura, Nabire, Mimika, Biak, Merauke, hingga kawasan Pegunungan Tengah.

Galeri Investasi berfungsi sebagai pusat edukasi dan promosi pasar modal di tingkat lokal, baik untuk siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari generasi muda Papua, termasuk pelajar SMA/SMK. Program galeri investasi edukasi yang diresmikan tahun ini terbukti efektif menjadi jembatan awal pengenalan dunia investasi,” pungkasnya. (dil/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

50 minutes ago

Polres Mimika Musnahkan Tempat Pengolahan Sopi

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…

2 hours ago

Sepuluh Siswa dari Merauke dan Boven Digoel Ikuti Bimbel Masuk Sekolah Kedinasan

‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…

3 hours ago

Golkar Papua Selatan Percepat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…

4 hours ago

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 day ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago