Categories: EKONOMI BISNIS

Hadirnya Ritel Modern Seharusnya Diatur

JAYAPURA-Hadirnya ritel modern nasional di Jayapura seperti Alfa Midi yang sudah berada di 5 Distrik Kota Jayapura tentu berdampak pada eksistensi pelaku usaha lokal terutama yang berjualan di kios dan pasar tradisional.

Makmur penjual Sembako di Pasar Sentral Hamadi mengakui, memang adanya ritel modern nasional yang hadir di Jayapura termasuk ritel modern lokal yang sudah banyak hadir di Kota Jayapura seperti Saga retail Group dan lainnya,  tentu semakin memudahkan masyarakat dalam berbelanja dan salah satu sisi pelayanan maupun tempatnya lebih aman dan nyaman.

Namun hal yang dirasa berat adalah penjual di Pasar Tradisional maupun penjual di kios karena akan semakin mengurangi masyarakat dalam berbelanja.

  Untuk itu, diharapkan, pemerintah Kota Jayapura juga harus bijak dalam mengatur pelaku usaha ritel modern dalam berjualan di Kota Jayapura, apa saja yang harus diikuti dalam berjualan sesuai aturan yang berlaku supaya eksistensi pedagang di Pasar Tradisional maupun kios bisa tetap ada. Walaupun mau tidak mau ritel Modern juga harus ada di Kota Jayapura demi pembangunan yang lebih maju seperti di kota besar lainnya.

“Adanya ritel modern nasional yang sudah beroperasi di Kota Jayapura tentu berdampak pada omzet kami di Pasar Tradisional karena masyarakat dalam berbelanja bisa di ritel modern tersebut. Pasalnya, ritel modern nasional dalam dalam penjualan barang  tentunya dibuat promo untuk menarik pembeli dan membuatkan member kepada konsumen yang belanja hal ini juga akan bisa mengurangi masyarakat dalam hal belanja di di pasar,”ucapnya, Sabtu (8/5)

Hal senada juga dikatakan Hasan pedagang sembako di Pasar Youtefa Abepura, adanya ritel modern yang sudah mulai banyak di Kota Jayapura tentu berdampak pada penurunan omzet pedagang di pasar tradisional seperti Pasar Youtefa Abepura. Jika masyarakat berbelanja di ritel modern tentu akan lebih nyaman karena lebih bersih dan barang yang dijual tertata rapi. Serta ada pelayannya, bahkan harga barang di ritel modern juga terbilang murah karena langsung didatangkan dari Jawa.

“Dampak keberadaan ritel modern terhadap pasar tradisional tentu berpengaruh terhadap omzet, karena masyarakat belanja akan lebih nyaman jika di ritel modern, jadi mau tidak mau pedagang pasar tradisional dan kios juga harus bisa lebih kreatif lagi dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik, karena jika tidak pastinya akan tersisih dengan ritel modern,”jelasnya.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

5 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

6 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

6 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

7 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

7 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

8 hours ago