

JAYAPURA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua akui, kesadaran masyarakat untuk vaksin dan prokes salah satu upaya menurunkan kasus Covid-19 di Papua.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame menjelaskan kalaupun ada yang sakit, dampaknya hanya sebentar dan tidak membahayakan, karena peningkatan antibodi setiap orang khususnya mereka yang sudah divaksin semakin baik.
“Tetapi bukan berarti hal ini membuat kita berhenti meningkatkan cakupan vaksinasi, vaksinasi tetap harus kita lakukan, karena peningkatan imunitas tubuh salah satunya disebabkan dari vaksinasi, dosis pertama, kedua bahkan ketiga,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (7/5) kemarin.
Selain vaksinasi, Kadinkes Papua juga menambahkan bahwa sifat virus itu sendiri juga mempengaruhi, dimana virus yang sudah bermutasi beberapa kali, kekuatannya juga menurun.
Sehingga ketika tertular keorang lain, maka akan lebih cepat mengurangi dampaknya atau tingkat kesembuhan akan lebih cepat.
“Ya disini ada banyak faktor yang mempengaruhi turunnya jumlah kasus Covid di Papua, kami juga terus berupaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di Papua,” terangnya.
Meski demikian pihaknya terus meminta masyarakat di Papua untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan juga memakai masker dan tentunya diharapkan juga masyarakat mau vaksin. (ana/gin)
Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong dilakukannya investigasi atas kasus tewasnya seorang ibu…
Dari total 7.813 ASN yang tercatat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, jumlah pegawai yang mengikuti…
Otoritas gereja Katolik tersebut menyatakan menerima laporan mengenai lonjakan korban jiwa, pengungsian massal, kerusakan fasilitas…
Tim kolaborasi film menyatakan sejak awal seluruh dana tiket sukarela memang diperuntukkan bagi warga yang…
Gaya hidup sedentari merujuk pada pola hidup dengan sangat sedikit aktivitas fisik sepanjang hari. Kemajuan…