Categories: EKONOMI BISNIS

Produksi Emas dan Tambang PTFI Sebabkan Papua Kontraksi 0,76 Persen

JAYAPURA – Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III – 2022 dibandingkan Triwulan III 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,78 persen. Sementara jika dibandingkan triwulan II-2022 alami kontraksi sebesar 0,76 persen.

Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Papua  Priyo Yudyatmoko menjelaskan, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2022 dibandikan triwulan yang sama pada tahun 2021 alami pertumbuhan karena  didorong oleh mulai pulihnya perekonomiaan tahun 2022, yang mana periode yang sama  menurun akibat adanya Covid-19.

“Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 22,95 persen, pertumbuhan ini disebabkan oleh meningkatnya penumpang berangkat, barang muat, jasa pengiriman laut dan darat dan sebagainya,”Katanya, Senin (7/11) kemarin.

Lanjutnya,  lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 8,50 persen dan lapangan pengadaan listrik dan gas sebesar 7,09 persen. Bila dilihat pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian triwulan III 2022 dibandingkan triwulan yang sama di tahun 2021, mengalami pertumbuhan sebesar 3,88 persen.

“Kategori lapangan usaha konstruksi yang memberikan kontribusi tertinggi yakni 21,87 persen, dengan laju pertumbuhan 0,52 persen, sedangkan dari sisi laju pertumbuhan kategori lapangan usaha transportasi yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 22,95 persen,” terangnya.

“Kontraksi ekonomi Papua pada triwulan ini disebabkan oleh lapangan usaha utama yang mengalami penurunan produksi. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar -4,32 persen. Yang disebabkan oleh menurunnya produksi emas dan tambang PT. Freeport Indonesia dimana lapangan usaha ini merupakan penyumbang terbesar terhadap perekonomian Papua,”Jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian triwulan III-2022 dibandingkan triwulan II- 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 2,03% angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan periode triwulan II Tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan hanya sebesar 1,99%,  peningkatan pertumbuhan pada triwulan III ini menandakan bahwa ekonomi Papua semakin membaik.(ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

2 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

3 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

4 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

5 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

6 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

7 hours ago