

Kresna A. Payokwa
JAYAPURA-Kepala Bursa Efek Indonesia Provinsi Papua dan Papua Barat, Kresna A. Payokwa, mengatakan, untuk perkembangan investor pasar modal di Papua dan Papua Barat diprediksi akan terus meningkat, karena dari sisi penduduk di papua sudah hampir 4 juta jiwa dan saat ini sampai dengan triwulan pertama tahun 2022 untuk investor pasar modal di Papua dan Papua Barat sudah mencapai 50 ribuan investor.
“Kita optimis nantinya perkembangan investor pasar modal di Papua dan Papua Barat akan terus tumbuh, karena dari sisi penduduk dengan investor pasar modal yang baru masuk belum ada 15 persenya, jadi kita harus berikan edukasi kepada masyarakat untuk bagaimana mau melirik melakukan investasi di pasar modal,”Katanya, Jumat (6/5).
Krisna menjelaskan, dari tahun ke tahun dilihat secara pertumbuhan sudah cukup signifikan mengalami tren positif lebih dari 100% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai mengenal dan tahu manfaat melakukan investasi di pasar modal.
Ditambah lagi tugas Bursa Efek Indonesia Papua dan Papua Barat Dalam memberikan edukasi ke masyarakat terkait bagaimana melakukan investasi yang sehat ini akan semakin menambah minat masyarakat untuk melakukan investasi di pasar modal.(dil/gin)
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…