Categories: EKONOMI BISNIS

PHRI Papua Waspadai Ancaman Penutupan Hotel di Jayapura

JAYAPURA-Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Papua, Abdul Rajab, mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima data pasti terkait jumlah hotel berbintang maupun nonbintang yang tutup selama Januari hingga Februari 2026.

Meski demikian, PHRI terus menerima laporan terkait penurunan tingkat hunian atau okupansi hotel di Kota Jayapura.

Menurutnya, setiap hotel secara rutin menyampaikan laporan okupansi harian.
Abdul Rajab menilai, menurunnya tingkat hunian hotel tidak terlepas dari dampak pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB). Sejak pemekaran wilayah, berbagai kegiatan pemerintahan yang sebelumnya dilaksanakan di Jayapura kini berlangsung di masing-masing daerah DOB.

“Yang paling terasa adalah penurunan okupansi hotel di Jayapura akibat adanya DOB. Kegiatan pemerintahan kini dilaksanakan di daerah masing-masing, sehingga perputaran uang di Jayapura ikut menurun dan dampaknya juga dirasakan pelaku usaha lainnya,” ujarnya, Kamis (5/2).

Ia berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di wilayah Papua tetap melaksanakan kegiatan pemerintahan di hotel-hotel yang ada di Jayapura. Menurutnya, jika kegiatan tersebut semakin berkurang, dikhawatirkan akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja hingga potensi penutupan hotel.

“Jika kegiatan pemerintahan tidak lagi dilaksanakan di Jayapura, banyak karyawan hotel berpotensi dirumahkan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada hotel yang terpaksa tutup karena minimnya tamu dan kegiatan,” katanya.

Abdul menambahkan, industri perhotelan memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak hotel, restoran, dan sektor pendukung lainnya. Jika tingkat hunian hotel menurun, maka penerimaan PAD juga berpotensi ikut menurun.
“Peran pemerintah sangat penting dalam menjaga keberlangsungan industri perhotelan. Jika hotel tetap hidup, maka kontribusi PAD juga akan tetap maksimal,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

PLBN Papua Didorong Untuk Jadi Pusat Ekonomi Terpadu

  “Keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Papua tidak boleh hanya dipandang sebagai simbol…

23 hours ago

Cegah Kerusakan Lingkungan, Penertiban Izin Harus Selektif

  Wali Kota Abisai Rollo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berwenang agar lebih…

24 hours ago

DPR Papua Sepakati Ranwal RPJMD Papua 2025–2029

Herlin Beatrix Monim menjelaskan, pembahasan Ranwal RPJMD dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 261 Undang-undang Nomor 23…

1 day ago

Sidak ke Pasar, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Masih Stabil

   Pemantauan diawali di Pasar Sentral Hamadi. Dari hasil pengecekan di sejumlah kios, harga beras…

1 day ago

Konflik Aparat Keamanan Versus KKB Paksa Warga Mengungsi

Imbauan itu disampaikan berkaitan dengan rencana pelaksanaan operasi keamanan di wilayah Kembru. Menurut warga tersebut,…

1 day ago

Lulus dari Amerika, Dirikan Cafe dan Ingin Bangun Daerah

Cecilia Mehue menjadi salah satu contoh penerima manfaat program tersebut. Ia berhasil menempuh pendidikan sarjana…

1 day ago