

Suasana paparan perekaman perusahaan kelapa sawit di Papua dan kegiatan ramah anak, di salah satu hotel di Jayapura, Rabu (6/5) lalu.
JAYAPURA – Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) di tanah Papua, tidak hanya fokus mengembangkan bisnisnya, tetapi juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal ini ramah anak.
Ketua Gapki Papua Tulus Sianipar mengatakan, perusahaan sawit di Tanah Papua merupakan salah satu upaya peningkatan sektor ekonomi dari sisi emas hijau Papua.
“Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas andalan Indonesia yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Di Papua potensi perkebunan kelapa sawit sangat besar dan dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah dan perusahaan kelapa sawit di Papua menyerap 40.000 tenaga kerja, “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (5/6) kemarin.
Lanjutnya, selain memperhatikan sisi ekonomi, juga harus memastikan bahwa perkembangan sawit ini tidak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi, tetapi juga menguntungkan lingkungan dan aman bagi generasi Papua.
Ditambahkan, upaya untuk menjaga lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan anak, pihaknya juga mengadakan kegiatan ramah anak, yang dinilai sangat penting dilakukan.
“Karena praktek yang dilakukan dalam SOP perusahaan kelapa sawit tidak hanya mematuhi standar lingkungan, tetapi juga menghormatinya dan melindungi hak-hak anak salah satunya pendidikan, ” jelasnya.
Untuk memajukan sektor kelapa sawit di Papua, dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa. Melalui kegiatan ini diharapkan perusahaan sawit di Papua bisa lebih paham dan menghadirkan lingkungam ramah anak.
Menurut Tulus, kegiatan ini merupakan upaya GAPKI dalam mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan dalam hal perindungan anak di kebun kelapa sawit.
“Hal ini juga sebagai lanjutan dari penyusunan Buku Panduan Praktis Sawit Indonesia Ramah Anak yang telah diluncurkan pada 2022 sehingga sebagai upaya mendorong implementasi panduan tersebut agar dapat menjadi rujukan bagi semua pelaku industri sawit untuk mewujudkan industri sawit berkelanjutan yang ramah bagi anak,”tandasnya.(ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…