

Suasana KPR di BTN Joko Indah yang mulai ditempati, belum lama ini. ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan kondisi penyaluran KPR Subsidi di Papua yang masih mengalami kendala, REI aku sampai dengan saat ini hanya mampu menjual stok rumah dibandingkan membangun baru.
Ketua DPD REI Papua, Nelly Suryani mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya hanya bisa menjual stok yang ada saat ini.
“Stok rumah kami dari tahun 2020, kami sediakan 2.000 unit, tahun ini kami masih jualan stok sebanyak 700 unit lebih yang belum terjual dari tahun lalu. Kami tidak berani membangun rumah baru dengan kondisi saat ini, karema pengaruhi regulasi dan pandemi Covid-19,” ungkapnya kepada, Cenderawasih Pos, Jumat (5/4) kemarin.
Pihaknya belum berani membangun perumahan baru, karena penjualan rumah belum bisa terealisasi dengan baik.
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, realisasi pembangunan rumah bagi MBR bisa mencapai 2.000 unit bahkan lebih, namun dengan situasi yang tidak mendukung, pihaknya kesulitan dalam hal membangun KPR bagi masyarajat.
“Jika kondisi mulai stabil, kami harap penjualan KPR bisa lebih baik. Semuanya masih tergantung regulasi yang kami anggap tidak sesuai dengan kondisi rill di Papua,” tambahnya.
Ditambahkan, untuk harga rumah KPR Subsidi saat ini masih sama dengan tahun sebelumnya yakni Rp 219 juta/unit. (ana/ary)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…