

Tampak tenant kuliner yang disiapkan dan sudah dihias dengan lampu lampion di lapangan Water Park PTC Entrop, dalam kegiatan Festival Imlek 2576, Senin (3/2) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura bakal menggelar Festival Imlek 2576, di Lapangan Water Park PTC Entrop.
Ketua PSMTI Kota Jayapura, Teddy Purwanto menjelaskan, Festival Imlek 2576 akan berlangsung pada 5-12 Februari 2025 di Lapangan PTC, mengusung tema “Merayakan Kekayaan Budaya Tionghoa di Kota Jayapura”.
Festival ini bukan sekadar perayaan Imlek, tetapi juga ajang untuk memperkuat kebersamaan antara etnis serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
“Kami menghadirkan suasana perayaan yang meriah dan inklusif, di mana seluruh masyarakat bisa menikmati tradisi dan budaya Tionghoa,”ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos, Senin (3/2).
Kata Teddy, yang membuat festival ini semakin istimewa adalah semangat anak-anak muda Tionghoa Jayapura yang bekerja keras dan berkontribusi besar untuk menyukseskan acara ini.
Mereka tidak hanya aktif dalam persiapan teknis dan operasional, tetapi juga ikut serta dalam berbagai pertunjukan dan lomba, menunjukkan bahwa generasi muda siap melestarikan budaya leluhur mereka.
Dalam festival ini menghadirkan berbagai acara menarik, di antaranya pesta kuliner dengan 33 tenant makanan halal dan non-halal, serta 1 tenant khusus yang menjual hiasan Imlek.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…