Ada juga atraksi barongsai dan naga, yang menjadi ikon utama perayaan Imlek. Lomba menghias lampion untuk semua usia guna menambah semarak festival. Performance dari Kalam Kudus, yang akan memberikan hiburan spesial bagi para pengunjung.
Festival ini akan ditutup dengan malam puncak Cap Go Meh, yang dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api spektakuler.
“Festival Imlek diharapkan menjadi ajang mempererat persaudaraan antara etnis di Jayapura, sekaligus membantu pertumbuhan UMKM lokal melalui sektor kuliner dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Teddy bahkan ingin menjadikan festival ini sebagai bagian dari agenda resmi kota, bukan hanya sebagai perayaan komunitas Tionghoa, tetapi sebagai salah satu festival budaya tahunan Kota Jayapura.
“Dengan dukungan dari Pemda, festival ini bisa besar dan memberikan manfaat lebih luas bagi ekonomi lokal, pariwisata, dan keberagaman budaya di Jayapura,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…