Selain itu, aktivitas dunia pariwisata juga harus dikembangkan, sehingga menambah daya tarik wisatawan ke Papua. “Sampai dengan saat ini, okupansi kita baru 30 persen, dari 1.300 kamar hotel berbintang dan kondisi ini pastinya sangat merugikan pengusaha, dimana pada saat PON, pembangunan hotel luar biasa, namun setelah PON banyak hotel dan restoran yang terjun bebas, ” terangnya.
Dengan kondisi demikian, pastinya akan berdampak juga pada PHK karyawan dan kerugian lainnya. Dampak paling buruk adalah hotel-hotel tidak dapat beroperasi karena biaya operasional yang tinggi dan tidak ada pemasukan.
“Dari laporan yang kami terima, sudah ada beberapa hotel baik bintang maupun melati yang tidak lagi beroperasi. Ini sangat disayangkan karena akan sangat berdampak pada PAD, ” terangnya. (ana/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…
Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…
Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…
Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…
Kapolres mengatakan, aktivitas masyarakat di Kota Agats telah kembali berjalan normal. Kegiatan perekonomian, pelayanan publik,…