Menurutnya, yang penting pemangku kepentingan dan seluruh stakeholder terlibat langsung mengawasi penyalurannya. Rencana ini akan dilaporkan kepada Pj Gubernur usai kembali ke Wamena.
Untuk dana, rencana mengunakan anggara belanja tak terduga dari APBD Pemprov Papua Pegunungan. “Belanja tak terduga ini sesuai dengan informasi dari BPKAD Provinsi Papua Pegunungan masih ada Rp 36 miliar dan Dinas Perindag masih ada Rp 4 miliar yang akan disinergikan dalam pengadaan sembako dan subsidi penerbangan kargo dari Jayapura ke Wamena,”jelas Tumbo.
Ia memastikan cara ini bisa membantu masyarakat menghadapi Natal dan Tahun Baru. Ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam meringankan beban masyarakat di Papua Pegunungan dengan menggunakan APBD secara efisien, transparan dan bertanggungjawab. (jo/ary)
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…