

Perumahan subsidi yang dibangun di Distrik Muara Tami, Minggu (16/2). Adapun REI Papua mendukung program pembangunan perubahan subsidi di Papua. (foto:dok/cepos )
JAYAPURA –Pemerintah resmi menambah kuota program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025, dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit rumah.
Sekretaris Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua, Akbar Arif membenarkan adanya penambahan kuota tersebut. “Pastinya Papua akan kebagian dari total 350 ribu unit itu. Hanya saja, untuk detail jumlah kuota, bank penyalur yang lebih mengetahui,” jelasnya di Jayapura, Kamis (2/10).
Wakil Ketua Apernas Jaya Papua, Abdul Radjab, menyambut baik kebijakan ini. Menurutnya, penambahan kuota KPR FLPP akan semakin memperluas kesempatan masyarakat memiliki rumah subsidi.
“Sebelum ada penambahan kuota saja, target penyaluran di Papua sudah terserap 50 persen. Dengan tambahan kuota ini, kami optimis semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah,” ujarnya.
Ia menegaskan, program ini bukan hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi para pengembang.
“Developer tentu terbantu, namun pada akhirnya semua akan kembali pada kesiapan bank penyalur. Masyarakat yang sudah melengkapi syarat di developer, tetap menunggu keputusan pembiayaan dari pihak bank,” tambahnya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk…
AKP Rian menegaskan bahwa puluhan orang yang ditahan setelah terlibat dalam beberapa tindakan kriminal. Dari…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus…
Ia menambahkan, pada awal bulan lalu Pemkot Jayapura juga telah menyalurkan enam unit kendaraan dinas…
Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu…
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah…