Categories: EKONOMI BISNIS

Kuota Rumah Subsidi Ditutup Sementara

JAYAPURA – Real Estate Indonesia (REI)  Papua akui kuota rumah subsidi atau KPR untuk sementara telah ditutup.

Sekretaris DPD REI Papua, Akbar Arif menerangkan jika dilihat dari tahun lalu, penyediaan kuota rumah subsidi bagi MBR Masyarat Berpenghasilan Rendah MBR) masih dibuka bahkan ditambah hingga September 2023.

Hanya saja, sudah ditutup sejak Juli 2024 lalu. Dan khusus penyerapan kuota subsidi KPR sampai Juli 2024, Arif menyebut baru terealisasi 10.000 unit.

“Namun belum ada penambahan dari pemerintah pusat, tetapi langsung ditutup,” kata Arif kepada Cenderawasih Pos, Rabu (2/10) kemarin.

Diakuinya, realisasi KPR subsidi hingga Juni kurang lebih Rp10.000 di semua perbankan yang menyalurkan KPR. Sementara masih banyak MBR yang membutuhkan rumah subsidi tersebut.

“Untuk pembangunan rumah, kami para pengembangan atau developer selalu siap. Namun untuk penjualan kami menunggu kuota dari pusat, kemungkinan karena adanya pemerintahan baru jadi kuota subsidi ditutup, nanti setelah pemerintahan ini berjalan baru dibuka kembali, ” jelasnya.

Sementara itu, untuk harga rumah diakuinya selalu ada kenaikan, tetapi khusus di tahun 2024 ini, satu unit KPR subsidi Rp 240 juta, dengan ukuran yang sama yakni tipe 36.

“Harapan kami harus ada penambahan 5.000 unit lagi di tahun ini, untuk menjawab kebutuhan MBR, ” pungkasnya. (ana/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago