

Pengisian BBM di SPBU APO pada akhir Desember 2025. Februari harga BBM non-subsidi mengalami penurunan harga untuk Pertamax dan Dexlite. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA -Terhitung per tanggal 1 Februari 2026 harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Papua khsusnya Pertamax dan Dexlite mengalami penyesuaian harga.
Penanggung Jawab SPBU Nagoya, Kota Jayapura Denny menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga MOR VIII Papua Maluku untuk penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamax dan Dexlite.
“Per tanggal 1 Februari 2026 jam 00.00 waktu setempat terjadi perubahan harga di SPBU, Pertamax dari harga Rp 12.650 menjadi Rp 12.100 per liter, dan Dexlite dari harga Rp 13.800 menjadi Rp 13.550 per liter. Untuk produk BBM subsidi pertalite, Biosolar tidak mengalami perubahan harga,”ungkapnya Senin (2/2).
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2026 sudah terjadi dua kali penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamina dan bulan Februari ini ada penurunan harga untuk BBM non-subsidi di Papua yakni Pertamax dan Dexlite.
Dijelaskan, berdasarkan rilis dari Pertamina Pusat melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga yang ditetapkan pemerintah serta mengikuti perkembangan tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…