Categories: EKONOMI BISNIS

1 Daerah Mengalami Inflasi dan 2  Mengalami Deflasi

JAYAPURA- Pada Januari 2022, terjadi inflasi sebesar 0,03 persen dengan Indeks Harga  Konsumen (IHK) sebesar 106,76. Dari 3 daerah IHK di Papua, 1 daerah mengalami inflasi dan 2 daerah lainnya mengalami deflasi.

Inflasi terjadi di Merauke sebesar 0,88 persen. Sementara deflasi terjadi di Timika dan Kota Jayapura, masing-masing sebesar 0,42  persen dan 0,04 persen. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik Papua Adriana H.Carolina melalui press rilis yang diterima wartawan Cenderawasih Pos, Rabu (2/2).

Adriana menjelaskan,  Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,59 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,76

persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,39 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,98 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,84 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,27 persen.

  Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Januari 2022 sebesar 0,03 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun Januari 2021 terhadap Januari 2022 sebesar 2,10 persen. Menurutnya inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,59 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan  bahan bakar rumah tangga sebesar 0,76 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,39 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,98 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen.

Sedangkan Kelompok pengeluaran

yang memberikan andil/sumbangan deflasi, yaitu kelompok transportasi sebesar -0,39 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar -0,01 persen. Sementara

itu, kelompok pendidikan tidak memberikan andil terhadap inflasi gabungan 3  daerah di papua.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

1 day ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

1 day ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

1 day ago