

JAYAPURA-Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19, bagi masyarakat yang ingin membeli rumah diberikan DP 0 persen oleh pemerintah karena dibebaskan PPN. Tentu hal ini sangat membantu sekali dan banyak masyarakat, khususnya di Papua telah memanfaatkan kesempatan ini.
Ketua Umum DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua Maria Nelly Suryani mengatakan, sebelum ada program pembelian rumah DP 0 persen, masyarakat banyak yang tidak mau beli rumah, mereka lebih memilih uangnya disimpan, tapi sejak ada program tersebut animo masyarakat banyak yang mengambil rumah. Termasuk rumah yang tidak disubsidi, yang harganya di bawah Rp 2 miliar.
“Sangat bagus kebijakan ini, padahal tadinya tidak signifikan kecuali yang ada subsidi perusahaan, selebihnya itu bisa dikatakan tidak bergerak dalam penjualan rumah, namun sekarang dengan adanya kebijakan ini banyak ambil, khusus rumah yang tidak disubsidi di atas Rp 250 juta karenanya dulunya harus bayar pajak 10 persen ke pemerintah, tapi sekarang ditanggulangi pemerintah kecuali pembelian rumah di atas Rp 2 miliar,”ungkapnya.
Diakui Maria, data seberapa banyak minat masyarakat mengambil rumah di masa pandemi saat ini, ia sedang minta supaya ada data pasti, namun secara perkiraan memang meningkat.
Ia juga sudah mendapatkan kabar program ini diperpanjang sampai akhir tahun atau Desember tahun ini.
Menurutnya, seharusnya program seperti ini terus diberikan pemerintah untuk masyarakat. Jangan dihapus dan jangan hanya di masa pandemi saja, supaya menggairahkan daya beli masyarakat untuk mau membeli rumah.
Apalagi di Papua rumah dengan harga di bawah Rp 2 miliar bukan rumah orang kaya, pasti animo masyarakat yang memang kerjanya sudah mapan dan tentu tertarik dalam program ini untuk memiliki rumah non subsidi.(dil/ary)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…