

JAYAPURA – KPU Papua menyatakan bahwa Pilkada Gubernur Papua tahun 2024 hanya diikuti dua pasangan calon. Pasangan tersebut yakni Benhur Tomi Mano – Yermias Bisay dan Pasangan Markus Fakhiri – Aryoko Rumaropen.
“Ini hari terakhir kami menerima pendaftaran bakal calon dam terdapat dua pasangan yang mendaftar,” kata Ketua KPU Papua, Steve Dumbon kepada wartawan di Media Center Kantor KPU.
Pertama, sekira pukul 15:30 WIT pasangan Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen yang datang menyerahkan dokumen berupa syarat pencalonan dan syarat calon. Kemudian sekira pukul 20.00 WIT, dokumen berhasil di upload dan syarat calon maupun pencalonan dari pasangan bakal calon Fakhiri-Rumaropen dinyakan lengkap dan diterima dokumennya.
Begitupun pada pukul 20.30 WIT, pasangan BTM dan Yermias Bisai datang melakukan pendaftaran. Pasangan ini didukung PDIP.
“Untuk BTM-Yermias, ada satu pengurus partai yang datang saat pendaftaran namun setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak mewakili partai. Sebab Partai tersebut tidak menjadi bagian dari koalisi Parpol pendukung BTM-Yermias,” jelasnya.
Disinggung soal pendaftaran bakal calon lainnya seperti Paulus Waterpauw, Steve sebatas menyampaikan bahwa pihaknya membuka pendaftaran hingga pukul 23:59.
“Kami masih menunggu hingga pukul 23:59 WIT, jika tak ada lagi yang mendaftar di jam tersebut maka kami anggap hanya dua pasangan bakal calon yang akan maju di Pilkada 2024,” ucapnya.
Dua bakal pasangan ini setelah diserahkan dokumen tanda terima yang disertakan dengan surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di RSUD Jayapura. “Jumat (30/8) kami standby jam 7 pagi di RSUD Jayapura, untuk pemeriksaan dimulai pukul 07.30 WIT,” kata Steve. Selain itu, khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, hari ini akan diserahkan dokumen ke MRP untuk memverifikasi keaslian OAP.
Sementara itu, Mathius Fakhiri mengaku semua proses pencalonan dirinya sebagai gubernur sudah dilakukan. Dan KPU pun menyatakan lengkap dan memenuhi syarat, begitu juga dengan syarat wakil gubernur.
“Surat tanda terima dan berita acara memenuhi syarat, begitu juga dengan pengantar pemeriksaan kesehatan sudah kami terima, Hari ini kita akan lakukan pemeriksaan kesehatan yang kemudian juga akan ada komfirmasi terkait dengan keaslian OAP di kantor MRP,” kata Fakhiri.
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…