Categories: BERITA UTAMA

Perlu Upaya Sistematis dan Masif  Gali  Sumber PAD

DPR Papua Serahkan Hasil Sidang ke Sekda Papua

JAYAPURA – DPR Papua menggelar penutupan rapat paripurna tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggara 2024, Selasa (30/7) malam pukul 20.30 WIT. Penutupan Rapat Paripurna yang berlangsung di ruangan rapat paripurna kantor DPRD Papua, yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Papua Edoardus Kaize di dampingi Wakil ketua l, Dr. Yunus Wonda, SH, MH, dan wakil ketua lll Yulianus Rumbairusy, S.Sos, MM hingga Sekretaris Daerah Derek Hegemur Mewakili PJ Gubernur, para anggota dewan serta pimpinan OPD terkait.

  Dalam sambutanya Derek Hegemur menyampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperdasi tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023.

  Hegemur mengatakan setelah mendengar dan memperhatikan secara cermat dan sungguh-sungguh Pendapat Dewan yang terhormat melalui Laporan Gabungan Komisi dan Laporan Pendapat Badan Anggaran terhadap Raperdasi tentang Pertanggungjawaban APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2023, maka ada beberapa hal yang menurut dia penting dan prioritas untuk semuanya.

  Pertama, Realisasi Pendapatan Pemerintah Provinsi Papua sebesar Rp.3,733 Triliun atau mencapai 102,48 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD T.A 2023 setelah perubahan sebesar Rp3,643 Triliun. Kedua, Realisasi Belanja Pemerintah Provinsi Papua adalah sebesar Rp5,031 Triliun atau 85,51 persen dari anggaran sebesar Rp5,884 Triliun. Ketiga, Saldo Anggaran Lebih (SAL), Awal tahun 2023 sebesar Rp.1,794Trilun merupakan akumulasi SILPA T.A 2022.

   Penggunaan SAL sebagai penerimaan pembiayaan tahun berjalan sebesar Rp.1,792 Triliun. Koreksi Kesalahan Pembukuan Tahun Sebelumnya Rp.0,00 dan Lain-lain negatif sebesar Rp.1,981 Miliar, sehingga Saldo Anggaran Lebih Akhir tahun 2023 Provinsi Papua sebesar Rp.969,09 Miliar. Keempat, Total Aset sebesar Rp.22,258 Triliun, Total Kewajiban sebesar Rp.65,31 Miliar dan total Ekuitas sebesar Rp.22,193 Triliun.

  Dia mengatakan bahwa Total Aset merupakan gambaran kekayaan daerah per 31 Desember 2023 terdiri dari, Aset Lancar sebesar Rp. 1,485 Triliun, Investasi Jangka Panjang sebesar Rp. 1,394 Triliun, Aset Tetap (netto) sebesar Rp. 14,931 Triliun, Dana Cadangan sebesar Rp. 453,01 Miliar dan aset lainnya sebesar Rp. 3.994 Triliun.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kapal KM Jaya Baru Tenggelam, Empat Penumpang Selamat

​Namun, pihaknya menerima laporan kejadian dari anggota Sat Polairud Polres Mimika, Kristian Pisakor, pada Jumat…

55 minutes ago

Juliana Matang dan Miliki Ketegasan, Touskha Bukti Tak Bisa Diremehkan

Pasalnya moment ini bisa juga digunakan untuk merayakan pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik kaum…

2 hours ago

Dibangun Sejak Zaman Penjajahan Belanda Oleh Saudagar dari Maluku Tenggara

Masjid Jami merupakan salah satu tempat ibadah bagi Umat Muslim yang ada di Kota Merauke.…

3 hours ago

Semangat IWD Mengingatkan Perjuangan Kesetaraan Belum Usai

Pada tahun 2026 ini, IWD mengangkat tema “Give To Gain” atau Memberi untuk Mendapatkan. Sebuah…

3 hours ago

Hadapi Mudik Lebaran, PT Pelni Merauke Siapkan 3 Kapal Penumpang

Terkait dengan itu, Rona mengimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di Merauke -Papua Selatan untuk…

4 hours ago

Penderita Kusta Masih Ditemukan di Kampung Mumugu

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Asmat melalui…

5 hours ago