Categories: BERITA UTAMA

Saat Laksanakan Binter, Jangan Lengah Sedikitpun

Kemarin Yudo Margono Resmi Berangkatkan 555 Prajurit Kalteng ke Papua

Palangka Raya- Panglima TNI Laksamana Laksamana TNI Yudo Margono memberangkatkan langsung 555 prajurit terpilih di Provinsi Kalimantan Tengah untuk diberangkatkan ke Papua.

Pemberangkatan prajurit TNI terpilih yang tergabung dalam Satgas Operasi Pam Obvitnas PT Freeport Indonesia ini dilaksanakan di halaman Yonif 631/Antang Kota Palangka Raya, Kamis (30/3) .

“Hari ini saya sengaja hadir di tengah-tengah para prajurit terpilih TNI yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan di Papua. saya ingin melihat dan mengecek langsung kesiapan kalian,” katanya.

PT. Freeport Indonesia telah ditetapkan sebagai objek vital nasional yang wajib dilindungi. Perusahaan ini memiliki nilai strategis karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan merupakan sumber pendapatan negara.

Sejak 2018 pemerintah Indonesia resmi menjadi pemegang saham terbesar. Kepemilikan ini memberikan keuntungan besar bagi pemasukan kas negara dan juga bagi masyarakat Papua.

Kendati saat ini kondisi Papua secara umum relatif kondusif, tetapi di beberapa wilayah masih terjadi gangguan keamanan dari kelompok bersenjata, termasuk daerah operasi yang akan ditempati nantinya.

“Oleh karena itu TNI harus hadir untuk membantu pemerintah, dalam upaya percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua ,” tegasnya.

Dia menjelaskan, melaksanakan tugas operasi merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi setiap prajurit TNI. Oleh karenanya para prajurit diharapkan melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Waktu penugasan selama sembilan bulan bukanlah tanggung jawab yang ringan. Dinamika dan ancaman di daerah operasi membutuhkan kesiapsiagaan yang terus-menerus. Saya sangat yakin dan percaya kalian semua mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan baik,” ucapnya.

Adapun beberapa penekanan Panglima TNI kepada apra prajurit yang diberangkatkan tersebut, di antaranya menjaga dan meningkatkan terus keimanan serta ketakwaan agar setiap langkah di medan penugasan selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kemudian memahami tentang tidak adanya daerah operasi yang aman 100 persen. Gangguan bersenjata harus kalian lawan dengan senjata,” tandasnya .

Untuk itu dia meminta prajurit senantiasa mengasah selalu naluri tempur dan menjaga kesiapsiagaan serta kewaspadaan setiap saat. Jangan pernah lengah sedikit pun terutama saat melaksanakan kegiatan binter, harus tetap ada unsur pengamanan yang siaga setiap saat. (antara)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUATNI

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago