Categories: BERITA UTAMA

14 Penumpang Km Ciremai Reaktif Covid-19

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Satuan Tugas Covid-19 Kota Jayapura terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Jayapura dalam rangka mencegah penularan Covid-19 di Kota Jayapura.

Pemeriksaan penumpang kembali dilakukan Satgas Covid-19 Kota Jayapura saat KM Ciremai sandar di Pelabuhan Jayapura, Minggu (30/1) dini hari kemarin.

Dari 493 penumpang KM Ciremai yang turun di Pelabuhan Jayapura, sebanyak 14 orang dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapid antigen oleh petugas Satgas Covid-19 Kota Jayapura.

“Ðari hasil pemeriksaan terhadap penumpang KM Ciremai, terdapat 14 yang reaktif Covid-19,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Jayapura, Mukhsin Ningkeula yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (30/1).

Penumpang KM Ciremai yang reaktif Covid-19 menurut Mukhsin langsung dilakukan PCR untuk memastikan positif Covid-19 setelah mememeriksa secara detail melalui Labkesda Papua.

“Jika hasil PCR-nya keluar dari Labkesda, mereka diimbau untuk melakukan isolasi mandiri. Karena hingga saat ini pemerintah kota belum menyediakan tempat isolasi terpusat,” jelas Mukhsin.

“Jika nanti pemerintah sudah menyediakan tempat isolasi terpusat, maka para penumpang akan langsung ditempatkan di sana untuk penanganan medis,” sambungnya.

Mukhsin menegaskan seluruh pintu masuk Papua terutama di Pelabuhan Jayapura. Dimana setiap kapal penumpang sandar, dilakukan pemeriksaan secara ketat terhadap penumpang yang turun.

“Kita harus perketat di pintu masuk, terutama Pelabuhan Jayapura. Sebab ditemukan beberapa waktu lalu, 38 kasus dan kapal berikutnya satu kasus. Kemudian kapal kali ini (KM Ciremai, red) 11 kasus,” tutup Mukhsin.

Secara terpisah Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, Pemkot Jayapura akan mengupayakan membuka kembali LPMP untuk isolasi terpusat pasien Covid-19. “Data orang yang terjangkit terus bertambah. Ini perlu diwaspadai dan kita akan segera membuka LPMP untuk isolasi pasien Covid-19,” tegas Wali Kota Benhur Tomi Mano.

Sebagaimana diketahui selama masa pandemi Covid-19, Pemkot Jayapura telah menjadikan LPMP sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Setelah itu, Pemkot Jayapura bekerja sama dengan pemerintah pusat menjadikan KM Tidar sebagai tempat isolasi terapung pasien Covid-19.

Adapun berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Kota Jayapura tanggal 29 Januari 2022, kasus Covid-19 di Kota Jayapura tercatat sebanyak 44 kasus. (rhy/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

8 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

9 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

15 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago