Saat ini, jenazah Martha telah dipulangkan ke rumah duka di Jalan Wahno RT 003/RW 001, Kampung Horas, Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Sementara pihak Rumah Sakit Tingkat II Marthen Indey (RSMI) Jayapura membantah tudingan bahwa kematian Martha Ngurmetan bersama bayi yang dikandungnya disebabkan oleh lambannya penanganan medis.
Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, pada Sabtu (27/12).
Ia menjelaskan, saat ini Kepala Rumah Sakit Marthen Indey, Kolonel Ckm dr. Rudi Dwi Laksono, bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah menggelar pertemuan untuk membedah secara menyeluruh aspek teknis medis dalam kasus tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan apakah penanganan yang diberikan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
“Kami melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk menelaah dari sisi teknis medis. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kami terhadap transparansi, khususnya dalam kasus kematian ibu dan anak,” kata Purwanto.
Ia juga mengungkapkan keterangan dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang menangani pasien, dr. David Randel Christanto, Sp.OG, Subsp. KFM.
Berdasarkan evaluasi medis, penyebab kematian pasien diduga kuat akibat emboli air ketuban, sebuah komplikasi persalinan yang sangat langka namun bersifat fatal.
“Pasien mengalami henti jantung mendadak yang dipicu oleh emboli air ketuban. Kondisi ini terjadi sangat cepat, ditandai dengan henti napas dan perubahan warna wajah menjadi kebiruan saat proses pembukaan persalinan hampir lengkap,” jelasnya.
Pihak medis telah memberikan penjelasan dan edukasi kepada suami pasien terkait kondisi tersebut dan langkah-langkah medis yang telah dilakukan. Berdasarkan data rumah sakit, penanganan terhadap pasien dengan usia kehamilan 37–38 minggu yang dirawat pada 26–27 Desember 2025 telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur medis yang berlaku.
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos.,…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…