

GANJA_Setiap kapal putih masuk ke pelabuhan Jayapura, berpotensi terjadi penyelundupan barang terlarang, khususnya Narkoba jenis ganja yang akan didistribusikan ke daerah lain. Oleh karen itu perlu memperketat pengawasan di pintu masuk pelabuhan. (FOTO:Agung/Cepos)
JAYAPURA-Polisi Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura kembali menggagalkan calon penumpang yang hendak naik ke atas kapal, karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja. Kali ini tiga calon penumpang KM. Labobar terciduk dan langsung dibekuk bersama barang buktinya.
Hanya ketiganya ditngkap tidak di waktu yang sama, melainkan berbeda berlokasi. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Victor D. Mackbon melalui Kapolsek KPL Jayapura AKP Rischard L. Rumboy mengatakan, tiga calon penumpang KM. Labobar masing-masing berinisial AP (23), MA (23) dan JM (20).
Mereka diamankan Rabu (28/9) malam dan dari tangan AP didapati barang bukti ganja sebanyak satu paket plastik bening ukuran sedang dan 20 paket, dalam kemasan plastik klipper ukuran kecil.
Sementara MA tertangkap membawa ganja sebanyak 15 kemasan plastik klipper ukuran kecil sementara dari tangan JM didapati narkotika jenis ganja sebanyak dua paket plastik bening ukuran kecil beserta biji ganja kering yang disimpan di dalam kemasan air mineral gelas.
“Ketiganya langsung diamankan ke Mapolsek KPL Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota,” imbuhnya.
Kapolsek pun menambahkan, pihaknya akan terus intens melakukan pengawasan terhadap barang-barang terlarang yang melintas di wilayahnya. “Sudah berapa kali kapal masuk selalu ditemui adanya penumpang kapal yang membawa ganja dan ini tidak lantas membuat kami puas karena biar bagaimanapun yang namanya narkoba itu dilarang oleh hukum dan dapat merusak tatanan bangsa ini,” tegasnya.
Di tempat terpisah Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Iptu Alamsyah Ali membenarkan penyerahan ketiga calon penumpang kapal tersebut yang diterima oleh anggotanya bernama Bripka Septian. “Ketiganya kini sedang dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terkait kepemilikan barang haram tersebut,” singkat Alamsyah. (ade/tri)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…