Categories: BERITA UTAMA

Pengamanan DPRP Perlu Dikaji

JAYAPURA – Anggota Komisi IV DPR Papua , Thomas Sondegau berpendapat  bahwa dari insiden terbakarnya 13 unit mobil di halaman  Kantor DPR Papua maka sudah sepatutnya ada evaluasi yang dilakukan menyangkut pengamanan kantor.

Thomas menyebut bahwa kejadian mengejutkan ini bukan kali pertama, sebab beberapa tahun lalu kejadian benda yang diduga sebagai bom juga sempat membuat para anggota DPRP dan panik. Apalagi saat itu benda tersebut diletakkan tak jauh dari ruang rapat.

“Saya pikir system pengamanan kantor ini masih perlu dievaluasi. Ada banyak orang keluar masuk tanpa kita ketahui semua, soal maksud dan tujuan, dan ini jadi catatan yang harus diperhatikan,” kata Thomas di Jayapura, Selasa (29/8).

Ia mengatakan bahwa tim security perlu diperkuat plus kamera CCTV juga harus dipastikan aktif guna membantu pengawasan dari jarak jauh.

“Kami juga bertanya siapa yang datang ke kantor  pukul 03.00 WIT dini hari yang kemudian melakukan pembakaran mobil. Ini ancaman namanya, teror yang harusnya bisa dieliminir ketika pengamanan solid,” jelas Thomas. 

“Bayangkan ketika kejadian ini terjadi di dalam gedung dengan unsur kesengajaan. Sekalipun pelaku berhasil diungkap tapi berapa kerugian yang muncul coba,” imbuhnya.

  Iapun meminta sekretariat di DPR menghitung kembali kebutuhan tenaga security.

“Kami pikir ini perlu ditambah, jangan sampai terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dan kita mengalami kerugian yang jauh lebih besar. Bayangkan jika itu terjadi saat dilakukan sidang dan ada banyak mobil pejabat yang parkir,” tambah Thomas.

Anggota Fraksi Demokrat ini meminta security paham siapa tamu yang datang dan ingin bertemu siapa, bukan justru tidak mengenal tamu yang datang dan tidak tahu tujuannya. “Security harus tahu soal ini. Kami juga minta pihak keamanan untuk segera mengungkap kejadian terbakarnya 13 mobil itu,” tutupnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

1 hour ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

2 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

3 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

4 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

5 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

6 hours ago