Categories: BERITA UTAMA

Pembunuh Securiti Uncen, Serahkan Diri

JAYAPURA-Hampir sebulan setelah melakukan aksinya pada 2 Agustus lalu, pelaku pembunuhan seorang securiti Universitas Cenderawasih (Uncen) kampus Abepura, bernama Hans Puhili akhirnya terungkap. 

Pelaku berinisial DD pada Sabtu (28/8) kemarin memilih menyerahkan diri ke Polda Papua diantar dengan keluarganya. DD nampaknya tak ingin menjadi bulan-bulanan apalagi ia mengetahui jika polisi sudah mengetahui posisinya termasuk ketika melarikan diri ke kampungnya di Genyem Kabupaten Jayapura, bahkan lebih jauh lagi untuk menghilangkan jejak. 

 “Jadi tadi pelaku DD sudah kami amankan. Ia menyerahkan diri ke Polda. Jadi bukan ke Polres atau Polsek tetapi langsung di Polda dan diantar keluarganya. Kami pikir mungkin lebih baik begini ketimbang anggota kami di lapangan yang menangkap. Bisa saja ceritanya menjadi lain,” kata Kapolsek Abepura, AKP Lintong  Simanjuntak, Minggu (29/8). 

Lintong menceritakan bahwa penyidik  awalnya sudah mengetahui titik keberadaan DD yang setelah melakukan pembunuhan langsung  melarikan diri ke arah Kabupaten Jayapura dan berdiam diri di kampungnya beberapa hari. 

Namun polisi juga mengetahui jika DD akhirnya tahu jika ia sedang diikuti hingga  memilih pergi lebih jauh untuk  kabur. Di sini Polisi langsung mempertanyakan ke keluarga DD dan diiyakan jika DD baru saja menikam  seorang securiti. 

“Dari pengakuan ini, kami langsung pastikan bahwa target kami tidak salah dan sudah benar. Kami terus lakukan pengintaian bahkan anggota sempat bermalam 2 hari untuk  melakukan penangkapan ketika itu,” ceritanya.

Lintong menyebutkan DD diketahui sempat berkunjung ke pacarnya di Arso dan di sinilah ia akhirnya memilih menyerahkan diri.

 “Untuk motifnya  masih kami tanyakan, sebab pelaku baru saja menyerahkan diri ke Polda. Kami pikir kasus ini bisa segera kami proses dan pelaku kami jerat dengan pasal primer 338 KUHP tentang perbuatan menghilangkan nyawa orang lain subsider pasal 351 ayat 3 tentang menganiayaan yang menghilangkan nyawa orang lain,” pungkasnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago