

JAYAPURA-Seorang tukang ojek bernama Sulhan (36) menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Purbalo, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Selasa (27/5) sekitar pukul 10.35 WIT.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian leher, tepat di bawah telinga, serta lengan kanan. Ia mengalami luka menganga yang cukup parah. Dan saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Mulia dan rencananya akan dirujuk ke Jayapura pada Rabu (28/5).
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika dua pelaku mendatangi pangkalan ojek di Kampung Mulia Ambut, tepatnya di dalam Kota Mulia, tempat korban biasa mangkal.
“Kedua pelaku meminta korban untuk mengantar mereka ke Kampung Purbalo, Distrik Dokome. Tanpa curiga, korban membawa mereka dengan bonceng tiga. Namun, setibanya di lokasi, korban tiba-tiba dibacok oleh para pelaku hingga mengalami luka serius,” ungkap
AKBP Fauzan. Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih mendalami apakah para pelaku merupakan bagian dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau warga sipil biasa.
“Informasi awal menyebutkan bahwa pelaku kemungkinan lebih dari dua orang. Diduga ada empat orang terlibat, namun yang melakukan aksi pembacokan hanya dua orang yang dibonceng oleh korban,” jelasnya.
Page: 1 2
Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan…
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…
Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…