Categories: BERITA UTAMA

Pertikaian Antar Warga di Nabire, Lima Luka-luka

Suku Mee Diminta Tidak Berlebihan untuk Mengusir masyarakat Suku Moni dari Wadio

NABIRE – Pertikaian antara masyarakat suku Mee dan Moni di Wadio Nabire, Provinsi Papua Tengah membuat cemas berbagai pihak.

Pasalnya aksi saling serang dikhawatirkan akan terus berlanjut, dan perlunya duduk bersama. Informasi yang diterima koran ini ada 5 orang yang dilaporkan luka-luka, dimana 2 koran luka berat, 3 korban luka ringan.

Suku Moni yang terlibat dalam pertikaian antarwarga di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu, 27 April 2024 sepakat siap berdamai dengan suku Mee sebagai saudara pada Minggu, (28/4) kemarin.

” Perang antar suku Mee dan Moni sebelumnya tidak pernah terjadi. Kita adalah adik kakak yang hanya beda bahasa. Untuk itu kami siap berdamai secara adat,” tutur Kepala suku Moni, Musa Kobogau dalam video berdurasi 2:18 menit, Minggu, (28/4) kemarin.

Musa Kobogau menjelaskan, pertikaian yang terjadi kemarin (27/4/2024) antara suku Moni dan Mee adalah akibat dari beberapa oknum yang mabuk dan melakukan pemalangan di jalan raya.

“Akibat kejadian oknum-oknum tertentu, Dua suku Mee dan Moni dapat penilaian buruk di hadapan pemerintah, agama dan suku-suku lain di Kabupaten Nabire,” jelas Kobogau.

Gabungan Mahasiswa Suku Mee dan Moni saat menyampaikan pernyataan sikap di Asrama Intan Kaya Kalibobo Nabire. (foto:teresia/cepos)

Ia meminta, keluarga suku Mee tidak menganggap suku Moni sebagai musuh dalam kehidupan sehari-sehari kedepan.

“Kita ini bagian dari keluarga suku Mee. Jangan musuhi kami tapi mari, kita akhiri perang dan rawat persatuan kita seperti hari-hari kemarin,” imbuhnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

14 hours ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

15 hours ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

15 hours ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

16 hours ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

16 hours ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

17 hours ago