Sebelumnya, polisi telah membawa seorang pemuda yang diduga sebagai saksi mata ke Sentra Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah untuk menjalani pemeriksaan. Sementara keluarga korban mengancam akan terus melakukan pemalangan hingga pelaku berhasil ditemukan.
Seperti diketahui, pada Rabu (28/1) pagi, warga dari Kompleks Singaraja memblokade ruas Jalan Ahmad Yani Timika buntut dugaan aksi pembunuhan terhadap seorang pemuda berinisial SL (22).
Pantauan media ini, sekitar pukul 11.29 WIT, keluarga korban sempat melayangkan protes kepada aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Mereka meminta agar aparat segera mencari dan menangkap para pelaku. Jika tidak, maka aksi paling jalan ini akan terus dilakukan hingga para pelaku ditemukan.
“Segera tangkap pelaku, jangan jaga kami di sini,” teriak seorang warga kepada aparat keamanan.
Seperti diketahui bahwa sebelumnya polisi telah membawa seorang pemuda yang diduga sebagai saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih untuk dilakukan pemeriksaan. Dari blokade ini, aktivitas masyarakat di kawasan tersebut lumpuh total.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…