TPNPB juga menyebut pembakaran bangunan pemerintah dan kios-kios dilakukan sebagai bentuk peringatan. Sementara itu, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB kembali menegaskan tuntutan politik mereka kepada Presiden Prabowo Subianto terkait penyelesaian konflik Papua.
“Kami menolak seluruh pembangunan pemerintah sebelum penyelesaian akar persoalan konflik di Papua dan kembali menyerukan pengakuan terhadap kemerdekaan Papua Barat,” pungkas Sebby (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…