

Pj Gubernur Papua Ramses Limbong saat bersalaman dengan seorang anak kecil pada perayaan Hari Kartini Pemprov di Sasana Krida, Kamis (24/4). Saat ini santer terdengar isu permintaan pergantian penjabat gubernur. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika setempat ikut menanggapi isu permintaan pergantian Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong, yang belakangan santer terdengar.
Kadis Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menegaskan bahwa mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Penjabat gubernur sepenuhnya berada dalam kewenangan pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2025 dan teknis pelaksanaannya melalui Permendagri Nomor 4 Tahun 2023.
Dalam regulasi tersebut, ditegaskan bahwa penunjukan Penjabat gubernur merupakan kewenangan presiden melalui Menteri Dalam Negeri, dengan masa jabatan paling lama satu tahun dan dapat diperpanjang satu tahun berikutnya, berdasarkan evaluasi dan pertimbangan tertentu oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Oleh karena itu, proses evaluasi dan keputusan terkait keberlanjutan jabatan Pj gubernur mengikuti mekanisme resmi dan tidak didasarkan pada desakan atau aspirasi kelompok tertentu,” kata Jeri dalam rilisnya yang dikirim kepada Cenderawasih Pos, Minggu (27/4).
Sambung Jeri, untuk memperjelas status administratifnya, perlu diketahui bahwa Pj Gubernur Papua saat ini merupakan pejabat eselon I pada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP-RI) dengan jabatan definitif sebagai Deput Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan.
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…