

Wakapolsek Abepura, AKP. Frengky Rumbiak (kanan) bersama jajaran Polsek Abepura saat menunjukkan Meriam hasil sitaan dari anak anak di wilayah Abepura selama ini. (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Fenomena permainan petasan spiritus atau biasa disebut meriam spiritus, kembali muncul di Kota Jayapura terutama di wilayah Abepura. Permainan tersebut kemblai muncul pertengahan September 2024 lalu.
Meski awalnya sekedar permainan biasa, namun makin kesini justru menjadi permasalahan serius bagi masyarakat.Tidak jarang keluhan kepada aparat kepolisian, dilontarkan di berbagai laman media sosial seperti facebook, instagram maupun group whastapp.
Menyikapi hal itu, Polsek Abepura langsung melakukan razia ke setiap kompleks. Alhasil menangkap sejumlah pelaku dalam hal ini anak anak. Mereka yang ditangkap ini ketika sedang bermain meriam di pinggir jalan maupun diberbagai kompleks di wilayah tersebut.
“Terhitung sampai saat ini ada 6 anak yang kami tangkap, karena bermain meriam,” ungkap Kapolsek Abepura, Kompol. Komarul Huda, kepada Cendrawasih Pos di ruang kerja, Jumat (25/10).
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…