dr. Ari tak menampik jika kasus cacingan di Papua banyak. Hal ini disebabkan sebagian anak-anak berjalan tanpa menggunakan alas kaki, terlebih di kampung-kampung. “Jadi obat cacing itu sangat penting diberikan kepada anak-anak, dan itu manfaatnya sangat banyak,” katanya.
Ia mengatakan, penyakit anak-anak yang perlu diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare dan malaria. Lanjut dr. Ari, namun ada juga pemberian obat cacing untuk penderita kaki gajah. Sebab, kaki gajah juga disebabkan oleh cacing.
“Pada daerah-daerah yang endemis kaki gajah seperti Mamberamo dan Keerom, kita masif memberikan obat cacing kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah tersebut. Baik kepada mereka yang sakit maupun yang tidak sakit,” ungkapnya.
Pihaknya memberikan obat cacing yang terdiri dari albendazole dan diethylcarbamazine, untuk obat penanggulangan filariasis atau kaki gajah. Obat ini diberikan sakali dalam setahun selama tiga tahun berturut-turut. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…