Categories: BERITA UTAMA

Di Mimika Tiga Pendulang Tewas Usai Terseret Arus Sungai

Sementara itu, terkait dengan lokasi kejadian, Stefanus mengatakan bahwa wilayah tersebut merupakan objek vital nasional yang seharusnya tidak boleh dimasuki oleh siapapun tanpa izin.  Namun, masyarakat sering lalu-lalang untuk beraktivitas di wilayah tersebut tanpa mempertimbangkan keselamatan.  Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas di daerah tersebut.

Para korban Tewas di Kali Kabur akan mimakamkan di TPU Sp 1, Mimika. Sementara para korban yang meninggal dunia pasca tenggelam dan terseret arus dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sp 1, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kasat Binmas Polres Mimika AKP Dorty Jemalut yang juga merupakan Penasehat Kerukunan Keluarga Besar Manggarai (KKBM) di Mimika menjelaskan, untuk pemakaman masih menunggu koordinasi dengan pihak keluarga sebab ada beberapa prosesi adat yang harus dilaksanakan.

“Para korban rencana akan dimakamkan disini, namun untuk prosesnya memang menunggu koordinasi dengan pihak keluarga di kampung karena ada beberapa adat yang digunakan salah satunya adat Manggarai. AKP Dorty menyebut, saat ini para korban sedang disemayamkan di kediaman keluarganya di Jalan Poros Sp 2 – Sp 5, tepatnya di belakang kantor unit Pemadam Kebakaran (Damkar).

AKP Dorty mengungkapkan, sebelumnya pihak keluarga telah mengingatkan kepada para korban agar tidak beraktivitas di daerah tersebut mengingat debit air sungai yang cukup tinggi.  Namun, para korban bersikeras untuk menyeberangi sungai guna bertulang di tempat itu. Akhirnya, perahu rakit yang ditunggangi para korban menabrak batu dan terbalik, para korban pun terseret arus sungai.

“Saya kerap memberikan himbau, dan secara terus menerus dan berharap masyarakat bisa mencari pekerjaan lain karena ini bukan sekali tetapi sudah sering, namun bagaimana pun kita berbicara soal piring makan, dan perut sehingga kami hanya bisa memberikan hinbauan yang baik untuk para keluarga kami yang masih bekerja sebagai pendulang, untuk lebih hati-hati dalam melakukan aktivitas dulangnya,” katanya. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Awalnya Kerap Berkelahi, Kini Kebiasaan Lama Mulai Luruh Seiring WaktuAwalnya Kerap Berkelahi, Kini Kebiasaan Lama Mulai Luruh Seiring Waktu

Awalnya Kerap Berkelahi, Kini Kebiasaan Lama Mulai Luruh Seiring Waktu

Di ruangan yang dindingnya bercat putih ini, proses belajar mengajar berlangsung. Matematika, cerpen, hingga menggambar…

10 hours ago

Polisi Sita 230 Liter Sopi Tanpa Pemilik di Pelabuhan Poumako

Iptu Hempy menjelaskan saat itu personel gabungan yang terdiri dari Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Lanal…

11 hours ago

Penampakan Uang Rp 2,6 Miliar di Kresek Hitam dan Karung Hijau Hasil Pemerasan

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan uang itu diamankan dari penguasaan empat orang sebagai tersangka,…

12 hours ago

Hadiri UMKM Papua Kreatif Emas, Bupati Dorong Pengembangan Kampung Wisata Aitok

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH, MH menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah…

12 hours ago

Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 Berlanjut, Tim SAR Sisir Beberapa Titik

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar Andi Sultan menyampaikan bahwa pihaknya kembali membagi…

13 hours ago

Di 2025, 6 Kasus Filariasis Ditemukan di Mimika

Saat menemukan adanya orang dengan gejala-gejala Kaki Gajah maka akan langsung dilakukan oleh pemeriksaan oleh…

13 hours ago