

Aparat gabungan TNI/Polri saat mengevakuasi pendulang emas korban serangan KKB ke Polres Boven Digoel, Minggu (24/5) (fto:Humas Polda Papua)
JAYAPURA–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di lokasi tambang ilegal di wilayah Pegunungan Bintang, Papua. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, para penambang tersebut tiba di Distrik Kouh, Kabupaten Boven Digoel, pada Minggu (24/5) setelah mengungsi dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2026 telah tiba sejumlah 44 orang penambang dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang yang mengungsi akibat beberapa hari lalu terjadi serangan dari kelompok kriminal bersenjata,” ujar Kombes Pol Cahyo, di Jayapura Senin (25/5).
Ia menjelaskan, kedatangan para penambang dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah 33 orang, sedangkan gelombang kedua sebanyak 11 orang. “Setelah tiba di Distrik Kouh, mereka langsung dijemput oleh Kapolsek dan Kapolres Boven Digoel, kemudian ditampung sementara di Aula Mapolres Boven Digoel,” katanya.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…