Categories: BERITA UTAMA

Belum Banyak ASN Kunci yang Masuk Kantor

MASIH SEPI: Suasana di sekitar kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura di lantai 1 kantor Wali Kota Jayapura yang masih sepi, Senin (27/4).  ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Hari Senin (27/4) kemarin, pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkot Jayapura mulai beraktivitas alias masuk kantor.  Hal ini sesuai dengan perintah Wali Kota Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., saat dilakukan Musrenbang Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah tahun 2021 minggu lalu secara online.

 Wali Kota Benhur Tomi Mano minta hanya ASN kunci atau pejabat eselon II, III dan IV yang masuk ke kantor. Setiap ASN kunci yang ngantor, diwarning untuk menggunakan masker dan sarung tangan bila perlu. Serta tetap menjaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir.

 Dari pantauan Cenderawasih Pos, kemarin hampir 90 persen pimpinan OPD yang sudah ngantor. Para pimpinan OPD ini bahkan kemarin mengikuti rapat terbatas dengan wali kota, wakil wali kota dan Sekda usai penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Papua Mandiri Inspiratif.

Aktivitas di akntor Wali Kota Jayapura juga masih terlihat sepi. Sebab yang diperintahkan masuk hanya pejebat eselon II, III dan IV. 

 “Kita masuk kantor memang tidak dipaksakan harus aktif karena ini juga dalam masa bulan suci Ramadan. Tetapi yang penting laporan-laporan penting bisa dibuat. Karena saat ini kerja juga bisa di rumah,” ungkap Wali Kota Benhur Tomi Mano, kemarin.

Dikatakan, tujuan dari masuk kantor untuk ASN kunci agar koordinasi, komunikasi atau hal-hal yang memang dibutuhkan tanda tangan bisa dilakukan. Selain itu, pekerjaan dilakukan di kantor juga bisa dikerjakan dengan cepat, karena laporan ini tetap dilakukan walaupun ASN diliburkan.

 Diakuinya, walaupun masih ada ASN kunci yang belum masuk, namun ini tidak menjadi masalah. Karena ini memang masih pertama masuk kantor. Nanti menurut Wali Kota BTM  tetap dilakukan evaluasi apalagi saat ini bulan puasa tentu waktu semakin sempit saat masuk kantor.

 Sementara Itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengaku sebelumnya sudah masuk kantor untuk mengecek kebersihan tempatnya bekerja. 

“Jadi walaupun aturan wali kota masuk hari Senin, tapi kami sudah sering masuk beberapa hari lalu dan yang penting tetap menggunakan masker serta jaga jarak,” tuturnya. (dil/nat)

newsportal

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

8 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

9 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

15 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago