“Yang jelas kami menyesalkan sikap Kepala Distrik dan Kepala Puskesmas yang tidak terlebih dahulu menyampaikan laporan kepada Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati/ Wakil Bupati dan Sekda, namun justru langsung memberitakan lewat media,” paparnya. Iapun menyayangkan beberapa pemberitaan yang tidak melakukan cek dan balance terlebih dahulu sebelum mempublikasi. “Ini kami anggap sebagai spekulasi untuk menjatuhkan wibawa pemerintah daerah. Kami juga menyoroti Kepala Puskesmas di Distrik Amuma yang tidak pernah ada di tempat tugas, sehingga dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan pergantian,” sindir Didimus.
Kemudian untuk penanganan pasca kondisi di tiga distrik tersebut dijelaskan bahwa dalam hal bantuan, pemerintah telah mengirimkan bantuan berupa beras sebanyak 4 ton, obat-obatan dan bahan makanan di Distrik Amuma. “Jadi semuanya klir ya. Informasi yang diterima sempat simpang siur dan menyudutkan kami pemerintah tapi dengan ini kami bantah dan lurusnya semua,” tutupnya. (ade/wen)
Berikut Nama Kampung dan Jumlah Warga yang Meninggal Kurun Waktu Februari – Oktober 2023
| Nama Kampung | Jumlah Kematian Warga |
| Orugai | 3 orang |
| Sagasal | 2 orang |
| Waeklek | 1 orang |
| Sarmuge | 3 orang |
| Harapan | 2 orang |
| Kinika | 4 orang |
| Golowen | 4 orang |
| Silorin | 2 orang |
| Amuma | 0 |
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…