Categories: BERITA UTAMA

Dua Jenazah Korban Pesawat Rimbun Air Teridentifikasi

Pelepasan jenazah Bharada Hadi Utomo korban jatuhnya pesawat Rimbun Air Jenis twin otter DHC-6 seri 400, call sign PK- CDC untuk diterbangkan ke kampung halamnnya, Kamis (26/9).( FOTO : Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA-Dua dari empat jenazah korban jatuhnya pesawat Rimbun Air Jenis twin otter DHC-6 seri 400, call sign PK- CDC berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri dan Bidang Dokkes Polda Papua, Kamis (26/9).

Adapun kedua jenazah tersebut yakni Darsep Sobirin Ishaq yang merupakan Capten Pilot pesawat dan korban bernama Bharada Hadi Utomo yang merupakan anggota Brimob. Adapun proses identifikasi dilakukan selama 6 jam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, Darsep Sobirin Ishaq diidentifikasi melalui finger print dan properti cincin kawin. Sementara jenazah Bharada Hadi Utomo diidentifikasi melalui  gigi, finger print, dan properti yang terdapat pada dua body part korban.

“Jenazah almarhum Bharada Hadi Utomo telah dilakukan upacara pengantaran dan pemberangkatan di aula Detasemen B Brimob Mimika, pukul 10.00 WIT. Selanjutnya pada pukul 13.05 WIT., jenazah diberangkatkan menggunakan Pesawat Sriwijaya SJ 589  dengan tujuan Semarang,” jelas Kamal, Kamis (26/9) kemarin.

Sementara pada pukul 11.20 WIT, jenazah Darsep Sobirin Ishaq  diterbangkan ke Jakarta  menggunakan pesawat Garuda GA653.

“Untuk kedua jenazah lainnya yang belum terindentifikasi masih dilakukan pemeriksaan forensik oleh Tim DVI Mabes Polri dan Bid Dokkes Polda Papua,” ucap Kamal.

Secara terpisah, Kepala SAR Timika, Monce Brury mengatakan tim sudah mengetahui keberadaan kotak hitam dari pesawat Rimbun Air Jenis twin otter DHC-6 seri 400, call sign PK- CDC.

“Kotak hitam sudah diketahui posisinya, hanya saja pelaksana pengambilam kotak hitam itu masih terkendala. Sebab pengambilannya tidak mudah dan butuh proses,” tuturnya.

Dikatakan, pengambilan terhadap kotak hitam tersebut kini sudah menjadi ranahnya KNKT. Tim SAR menurutnya hanya membackup. 

Sekedar diketahui, pesawat Rimbun Air  lepas landas dari Bandar Udara Moses Kilangin Timika pada Rabu (18/9) sekira pukul 10.36 WIT. Pesawat ke Bandara Aminggaru Illaga, Kabupaten Puncak dengan membawa muatan beras seberat 1.600 kilogram  dan diperkirakan tiba di Ilaga pukul 11.09 WIT. 

Pesawat ini membawa empat orang, yakni Kapten Dasep Sobirin sebagai pilot  Yudha Tutuco selaku co pilot,  Ujang sebagai teknisi dan satu penumpang,  Bharada Hadi Utomo dari  satuan Brimob. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

7 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

8 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

9 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

10 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

11 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

12 hours ago