Categories: BERITA UTAMA

Kamtibmas di Dogiyai Makin Kondusif

JAYAPURA– Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat mengatakan situasi Kamtibmas usai kerusuhan di Dogiyai, Papua Tengah, berangsur-angsur kondusif.

Aktivitas masyarakat kembali normal dan pembersihan terhadap bangunan yang dibakar sudah dilakukan, termasuk jalan yang sempat dipalang dibuka kembali, kata Brigjen Pol Ramdani di Jayapura, Selasa (26/7).

Untuk menghindari kerusuhan berulang, pihaknya berharap TNI-Polri di wilayah itu menggandeng tokoh masyarakat dan agama agar senantiasa memberikan penyuluhan sehingga warga tidak mudah terprovokasi.

Dari laporan yang diterima, insiden itu berawal dari aksi penghadangan dan penyerangan terhadap kendaraan yang ditumpangi tim Satgas Damai Cartenz yang sedang menuju ke RSUD Madi, di Kabupaten Paniai.

Saat itu mereka sedang mengevakuasi anggota yang sakit ke RSUD Madi namun dicegat dan diserang hingga mengakibatkan anggota terluka.

Selain itu juga mereka berupaya merebut senjata yang di pegang anggota, sehingga anggota melakukan perlawanan dan mengejar kelompok itu, kata Brigjen Pol Ramdani.

Ketika ditanya terkait tiga warga sipil yang meninggal dalam insiden itu, Brigjen Pol Ramdani menegaskan hingga saat ini belum ada data pasti terkait korban.

“Kalau memang ada korban, silakan lapor dan tunjukkan bukti-buktinya agar jelas karena sampai saat ini tidak ada data di Polres Dogiai terkait warga yang meninggal karena ditembak anggota,” ucap Ramdani.

Kasus kerusuhan di Dogiai mulai terjadi tanggal 13 Juli lalu menyebabkan 69 bangunan dibakar dan tiga anggota TNI-Polri terluka. (antara)

newsportal

Recent Posts

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

58 minutes ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

2 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

3 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

4 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

5 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

9 hours ago