Categories: BERITA UTAMA

Diamuk Massa, Seorang Tukang Bangunan Meregang Nyawa

JAYAPURA– Naas nasib seorang tukang bernama Amos Dandan. Pria yang keseharian bekerja sebagai tukang ini harus meregang nyawa usai dikeroyok  sekelompok orang yang ketika itu berkumpul dalam kerumunan massa.

Ia meninggal usai diserang sejumlah orang di Distrik amuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Pegunungan. Sebelumnya massa menyerangan anggota Polres Dogiyai yang sedang melakukan patroli di Pasar Komoleks Pasar Ikebo namun menemukan korban dan ikut diserang.

Peristiwa ini Senin (24/3) dimana Amos meninggal diduga karena tusukan benda tajam.  Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih pos, Selasa (25), menjelaskan bahwa insiden yang menewaskan Amos Dandan berawal saat korban bersama dua rekannya, Yulius Sapa dan Ilyas Sesa, hendak makan siang di sebuah warung makan.

Mereka melintas di Jalan Raya Kampung Ekemanida menggunakan sepeda motor. Saat berada di dekat Jembatan Kali Tuka Terminal, mereka tiba-tiba dikejutkan oleh sekelompok massa yang berhamburan dari arah Pasar dan Puskesmas Moanemani.

Melihat itu, Ilyas Sesa dan Amos Dandan segera melarikan diri. Namun, Dandan terjebak di tengah kerumunan massa dan akhirnya tewas akibat serangan benda tajam. Sementara itu, Yulius Sapa nyaris menjadi korban percobaan pembacokan menggunakan kapak, tetapi berhasil melarikan diri.

Korban dan kedua rekannya ini tukang bangunan, mereka hendak pergi makan siang usai kerja proyek pembangunam rumah di Kampung Mauwa di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelas Sarraju. Sarraju menambahkan insiden penyerangan secara berutal ini bermula sekitar pukul 09.00 WIT ketika anggota Polres Dogiyai melakukan patroli dengan berjalan kaki di sekitar Pasar Ikebo, Distrik Kamuu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

18 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

19 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

19 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

20 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

20 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

21 hours ago